In Memoriam

Goenawan Mohamad
majalah.tempointeraktif.com

Begitu banyak kematian, tapi pada kematian seseorang yang berarti, ada sesuatu yang lain dalam kehilangan itu: sebuah penemuan kembali.

Novelis Kuntowijoyo dan pelukis Semsar Siahaan meninggal pekan lalu, dengan sebab yang berbeda, di tempat yang berbeda. Populasi dunia kesenian Indonesia yang langka penghuni ini berkurang dengan tiba-tiba. Tapi kemudian kita tahu, kita ingat: mereka berkarya, dan tiap karya kreatif menolak ikut pertentangan hidup dengan mati. Continue reading “In Memoriam”

Mereka Para Pencipta

Wicaksono, Hermien Y. Kleden, Yusi A. Pareanom,
Ahmad Fuadi, Hani Pudjiarti, Raju Febrian
http://majalah.tempointeraktif.com/

Bukan hanya di dunia film, masyarakat komik pun punya sebutan The Big Five. Mereka adalah Jan Mintaraga, Ganes T.H., Sim, Zaldy, dan Hans Jaladara. Tentu saja mereka dikategorikan sebagai komikus besar karena perhitungan pasar. Tapi perhitungan lain, menurut sastrawan Seno Gumira Ajidarma yang mengaku kolektor komik itu, adalah karena lima besar ini adalah para komikus yang karyanya mencantumkan harga dalam rupiah dan ringgit. Itu artinya, karya para komikus itu diekspor oleh pabrik komik Eres. Continue reading “Mereka Para Pencipta”

Akhirnya, Kuntowijoyo Berjalan di Atas Mega

Yuyuk Sugarman
sinarharapan.co.id

“Sebagai hadiah, Malaikat menanyakan apakah aku ingin berjalan di atas mega dan aku menolak karena kakiku masih di bumi sampai kejahatan terakhir dimusnahkan sampai dhuafa dan mustadhafin diangkat Tuhan dari penderitaan”
(Dipetik dari kumpulan puisi Daun Makrifat, Makrifat Daun, yang ditulis Kuntowijoyo pada 1995).
*** Continue reading “Akhirnya, Kuntowijoyo Berjalan di Atas Mega”

Bahasa ยป