Sastra Indonesia di Mata Dunia

Ahda Imran
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/

DALAM pergaulan sastra dunia, sastra Indonesia adalah sebuah terra in cognita, ruang gelap yang tak diketahui dan tidak dikenal. Jika pun ada karya sastra Indonesia yang dikenal dan sempat disebut-sebut dalam pergaulan sastra dunia, semuanya selalu serbaparsial, tidak utuh dan menyeluruh. Karya sastrawan Indonesia di mata dunia selalu pada akhirnya hanya berhenti pada nama itu-itu saja, Chairil Anwar, Idrus, Pramoedya Ananta Toer, Umar Kayam, W.S. Rendra, atau Y.B. Mangunwijaya. Continue reading “Sastra Indonesia di Mata Dunia”

CERPEN DALAM KONSTELASI SASTRA INDONESIA MUTAKHIR

Maman S. Mahayana *

Di awal abad ke-21 ini, cerpen Indonesia makin menunjukkan signifikansinya.Ia hadir tidak hanya lantaran derasnya penerbitan buku antologi cerpen, tetapi juga lebih disebabkan oleh kuatnya kecenderungan untuk terbebas dari mainstream. Kondisi itu tentu saja bukan tanpa alasan. Ada sejumlah faktor yang melatarbelakanginya. Continue reading “CERPEN DALAM KONSTELASI SASTRA INDONESIA MUTAKHIR”

Surat Pada Gubernur

Putu Wijaya
http://putuwijaya.wordpress.com/

?Bapak Gubernur, saya Pak Amat, seorang di antara berjuta-juta warga lain. Saya mengucapkan selamat bertugas pada Bapak. Semoga dalam kepemimpinan Bapak, apa yang kita cita-cita akan tercapai,? tulis Amat.

Surat itu diperlihatkan pada tetangga.

?Bagaimana?? Continue reading “Surat Pada Gubernur”

Bahasa ยป