Sinopsis Manuskrip Teks Syair Kanjeng Nabi

Agus Sulton

Naskah Syair Kanjeng Nabi (SKN) adalah naskah pegon yang tersimpan sebagai koleksi pribadi oleh Agus Sulton. Naskah ini ditulis dalam bentuk syair, kemudian dilakukan proses transliterasi ke dalam huruf Latin dan dilakukan suntingan teks berdasarkan cara kerja filologi. Menurut Edwar Djamaris (2002: 9) tujuan penelitian filologi adalah unutk mentransliterasi teks dengan tugas utama menjaga keaslian penulisan kata/arti, menyunting teks dengan sebaik-baiknya, dan mendeskripsikan kedudukan dan fungsi naskah. Dalam hal ini, menyangkut manfaat, jenis dari karya karya, dan apa fungsi naskah tersebut, sehingga teks merupakan prioritas utama sebagai dasar untuk melakukan analisis. Continue reading “Sinopsis Manuskrip Teks Syair Kanjeng Nabi”

Simbolisme: Studi Tokoh Atas Novel Rasa Mardika dan Hikayat Kadiroen

Agus Sulton

/1/
Berbicara masalah analisis simbolisme nama-nama tokoh dalam novel, memang bukanlah sesuatu yang gampang. Apalagi novel-novel tersebut di awal abad ke-20, yang tentunya sudah banyak terjadi perubahan-perubahan secara ”sosio-kultural” dan teruntuk hal tersebut sudah pasti kita harus mencari bahan-bahan perbandingan maupun sumber-sumber yang dapat menjelaskannya. Continue reading “Simbolisme: Studi Tokoh Atas Novel Rasa Mardika dan Hikayat Kadiroen”

Semangat Perjuangan Dalam Sastra Buruh

Agus Sulton
Radar Mojokerto, 1 Nov 2009

Apa itu sastra buruh? Istilah ini adalah suatu yang baru?belum satupun para ahli yang mendefinisikan pengertian sastra buruh itu sendiri. Mungkin sastra buruh adalah sastra yang ditulis dari kalangan buruh (kasar) atau aktivis gerakan buruh atas dasar resisitensi atau semacam propaganda. Walaupun dalam konteksnya?sastra buruh sudah lama ada, namun perkembangannya kurang begitu meluas. Bisa juga karena pengaruh, sastra buruh lebih ditekankan dari latar belakang buruh. Continue reading “Semangat Perjuangan Dalam Sastra Buruh”

Menelusuri Jejak Skriptorium dan Tradisi Pernaskahan Masyarakat Kediri, Jombang, dan Lamongan *

Agus Sulton **

Pendahuluan
Tradisi menulis sudah dimulai sejak berabad-abad lampau sebelum Islam datang ke Jawa Timur. Hal ini, terbukti dari penemuan batu bertulis—yang banyak tersebar di Jawa Timur. Secara tidak langsung bukti peninggalan tersebut merupakan produk peradaban nenek moyang kita pada masa pengaruh Hindu-Budha. Continue reading “Menelusuri Jejak Skriptorium dan Tradisi Pernaskahan Masyarakat Kediri, Jombang, dan Lamongan *”

Bahasa »