MENAMPAR BULE

Ahmad Yulden Erwin *

Dulu saya pernah benar-benar ingin melihat serpih-serpih salju di D.C., tapi begini jelas satu keinginan naif pas awal musim semi. Mungkin butir-butir salju yang mungil dingin begitu sesekali memang perlu dirasakan juga, amat tepat muncul pada satu momen kemarahan pas kita merasa begitu diremehkan di negeri asing, tetapi tidak untuk sepotong ingatan kecil dari satu perjalanan, begini: Continue reading “MENAMPAR BULE”

Dua Puisi Karya Warsan Shire, Penyair Somalia

Diterjemahkan Ahmad Yulden Erwin, 27-9-2015

YANG MEREKA LAKUKAN SORE KEMARIN

mereka membakar rumah bibiku
seperti perempuan di televisi aku pun tersedu
terlipat di tengah
serupa lembaran uang lima pound.
kutelpon pemuda yang dulu pernah mencintaiku
sebisa-bisa membikin suaraku terdengar ‘oke’
kusapa halo
ia bertanya, warsan, apa yang salah, apa yang terjadi? Continue reading “Dua Puisi Karya Warsan Shire, Penyair Somalia”

Bahasa ยป