Ahmad Yulden Erwin *
Dulu saya pernah benar-benar ingin melihat serpih-serpih salju di D.C., tapi begini jelas satu keinginan naif pas awal musim semi. Mungkin butir-butir salju yang mungil dingin begitu sesekali memang perlu dirasakan juga, amat tepat muncul pada satu momen kemarahan pas kita merasa begitu diremehkan di negeri asing, tetapi tidak untuk sepotong ingatan kecil dari satu perjalanan, begini: Continue reading “MENAMPAR BULE”


