9 Cerita Mini Karya Ahmad Yulden Erwin *

1. IBU

Seorang ibu, bermata setajam tombak tulang, sendiri melintasi padang es di Pegunungan Kaukasia. Kelaparan memburu sukunya. Rambutnya masai, giginya hitam, tiga hari sudah lapar terkeji mencekik ususnya. Bermantel bulu beruang, cermat ia ikuti jejak-jejak kaki dan cecer darah seekor mamouth terluka. Terlindungi rahim yang hangat, 12.000 tahun lalu, janin itu, moyang segenap ras Arya, mulai belajar menendang perut ibunya. Continue reading “9 Cerita Mini Karya Ahmad Yulden Erwin *”

BATAS YANG TAK TERBATAS DALAM PUISI DEREK WALCOTT

Ahmad Yulden Erwin

Sebaiknya kita belajar bagaimana membuat lukisan puitik (metafora, simile, imaji, dan majas perbandingan lainnya) secara tepat dan benar dari puisi Derek Walcott ini. Kita juga bisa belajar bagaimana pendalaman-tematik yang dilakukan oleh Derek Walcott berdasarkan perbandingan antara sejarah Mesir Kuno, Kekaisaran Romawi, dan Tobago (tanah kelahiran Walcott). Juga, bagaimana situasi-situasi batas di dalam tema puisinya–seperti kegagalan, penderitaan, cinta, dan kematian–dipadukan ke dalam satu teks puitik dengan cerdas. Continue reading “BATAS YANG TAK TERBATAS DALAM PUISI DEREK WALCOTT”

MELIHAT DUNIA DENGAN CARA BERBEDA

Ahmad Yulden Erwin

Selepas pertengkaran dan kepergian Paul Gauguin, sahabat sekaligus “guru” yang dikagumi oleh Vincent van Gogh, dari “rumah kuning”–rumah yang dimaksudkan Vincent sebagai rumah bagi komunitas para pelukis masa itu–pelukis Belanda yang seumur hidupnya hanya mampu menjual satu lukisannya itu mulai dianggap gila oleh masyarakat di Kota Arles. Continue reading “MELIHAT DUNIA DENGAN CARA BERBEDA”

Bahasa ยป