Teknologi dan Teologi

Bandung Mawardi
http://suaramerdeka.com/

TEKNOLOGI memberikan janji surga hari ini untuk manusia. Janji itu menjelma dalam ekstase, efisiensi, pragmatisme, atau hedonisme. Teknologi secara eksplisit memberikan pilihan kepada manusia untuk menerima godaan atau risiko.

Manusia bebas menentukan diri dengan dalil dan iman. Teknologi pada hari ini berada dalam fragmen penting dan menempati posisi penting dalam konstruksi sejarah manusia. Teknologi hadir dengan iman dan sistem mirip dengan teologi (agama). Teknologi dan teologi adalah realisasi manusia dalam rasionalitas dan religiositas. Continue reading “Teknologi dan Teologi”

Kita dalam Kosmologi Pohon

Bandung Mawardi
http://cetak.kompas.com/

Peluru menghantam geram. Bom meledak tanpa ampun. Api membakar dalam nafsu kematian. Pohon keramat dan besar itu roboh. Pusat dari kehidupan mengalami sekarat oleh imperasi kapitalisme. Pohon peradaban dimatikan demi pembesaran modal. Sakralitas hidup absen dari nalar kapitalisme. Modal sanggup menggerakkan ilmu pengetahuan-teknologi modern dan militer untuk impian picisan. Kisah pedih ini hadir dalam film Avatar garapan James Cameron. Kontradiksi-kontradiksi manusia tampil dalam arogansi, keharuan, kepicikan, kearifan, dan kebersahajaan. Continue reading “Kita dalam Kosmologi Pohon”

Perempuan Menjelaskan Perempuan

HERStory: Sejarah Perjalanan Payudara
Bandung Mawardi
http://suaramerdeka.com/

KARTINI adalah pemula dari kemauan dan kepentingan untuk menjelaskan perempuan melalui perspektif perempuan. Segepok surat Kartini telah menjadi suara perempuan dan tanda mata zaman bagi gerakan emansipasi perempuan di Indonesia.

Kartini menjelma inspirasi dari perubahan lakon perempuan dari zaman ke zaman. Naning Pranoto pun mengacu pada Kartini dalam ikhtiar menjelaskan perempuan oleh perempuan melalui tarikan sejarah sampai sampai realitas mutakhir. Continue reading “Perempuan Menjelaskan Perempuan”

Imajinasi Pekerjaan

Bandung Mawardi
http://www.korantempo.com/

Pekerjaan memang jadi tema pelik tapi menggelitik. Lakon orang mencari kerja seperti serial sinetron dalam seribu babak. Pekerjaan dijadikan sebagai dalil sahih untuk eksistensi, harga diri, dan konstruksi status sosial dengan pelbagai argumentasi. Pekerjaan pun menjadi taruhan ekstase ekonomi dan ironi nasib manusia. Continue reading “Imajinasi Pekerjaan”

Pasar Sastra

Bandung Mawardi
suarakarya-online.com

Nasib sastra di negeri ini masuk dalam pasar dengan pelbagai sensasi dan ironi. Keluhan buku sastra tidak laku mulai dihajar dengan politik best seller atau mega best seller. Kuantitas penjualan menjadi pamrih. Konsekuensi dari model ini adalah perebutan konsumen dan jerat loyalitas. Gairah pasar sastra dibentuk untuk mengesahkan sirkulasi modal. Pamrih atas sebaran makna kualitatif kerap direalisasikan sebagai sampingan karena pasar ramai oleh ekstase artifisial dan kesemuan. Continue reading “Pasar Sastra”

Bahasa ยป