JALAN MULUT ORANG SAMIN

majalah.tempointeraktif.com

KABUT melayang-layang rendah menyelimuti dusun. Tipis, putih, bagaikan tabir transparan. Rumah, kebun, dan pepohonan hanya tampak samar-samar. Lelapnya malam, kini menggeliat bangun. Tercium bau pagi, sudah. Bunyi jangkrik, yang semalaman menggelitik telinga, mulai menyurut, entah ke mana. Sebagai gantinya, kokok ayam bersahut-sahutan. Tekukur dan gagak, adu keras suara di pucuk-pucuk kelapa. Lalu terdengar lenguh lembu, dan bunyi kelinting manakala lembu-lembu itu digiring ke sawah. Continue reading “JALAN MULUT ORANG SAMIN”

DUNIA ORANG BAYAN DI PULAU SERIBU MASJID

Janual Aidi

Kata Pengantar

Menyatu dengan masyarakat pedalaman Bayan merupakan sebuah kenangan manis dan sulit dilupakan. Terlebih ketika para beberapa peneliti seperti Erni Budiawati, John Ryan Bartholomew, Prasetia, Abdus Syakur atau peneliti-peneliti lain yang entah berasal dari luar negeri sekalipun pernah menginjakkan kaki di desa yang sampai sekarang ini masih memegang erat kearifan lokal (local wisdom). Continue reading “DUNIA ORANG BAYAN DI PULAU SERIBU MASJID”

Waktu dan Mahabharata

Nyoman S Pendit
http://www.balipost.co.id/

WAKTU adalah waktu, waktu adalah peristiwa, waktu adalah sejarah. Hanya waktu yang dapat mengisahkan masa lalu, masa kini dan masa akan datang. Hanya waktu yang dapat mengisahkan peristiwa besar Mahabharata, sebuah kisah kepahlawanan abadi. Waktulah yang mengisahkan jatuh bangunnya suatu kebudayaan dan peradaban. Waktu pulalah yang mengisahkan permusuhan antara kebenaran melawan semua yang tak benar. Mahabharata adalah kisah vidya (cahaya ilahi) berhadapan dengan avidya (kegelapan). Tidak ada siapa pun yang dapat mengisahkan karya besar ini kecuali waktu. Sebab hanya waktulah yang menjadi saksi sejarah, walau mengenai tokoh-tokoh yang terlibat dalam suatu peristiwa. Continue reading “Waktu dan Mahabharata”

Konflik Etnis atau Konflik Politik?

Ignas Kleden *
majalah.tempointeraktif.com

SEBAGAI konsep ilmu sosial, etnisitas baru berusia 30 tahun, setelah Fredrik Barth menerbitkan bukunya, Ethnic Groups and Boundaries, 1969. Kata ethnic dalam bahasa Inggris diturunkan dari kata Yunani, ethnos, yang dalam masa Yunani Antik digunakan untuk menunjuk kelompok-kelompok bukan-Yunani, yang dianggap berada di pinggiran, asing, dan sedikit barbar. Continue reading “Konflik Etnis atau Konflik Politik?”

Bahasa ยป