Kembalinya Alexandre Dumas

Ngarto Februana
http://www.ruangbaca.com/

Dibesarkan dalam kemiskinan, berjaya sebagai sastrawan, dan meninggal dalam kebangkrutan.

Jasad sastrawan Prancis, Alexandre Dumas, sudah dikubur lebih dari seabad silam, tapi kini ia kembali diperbincangkan. Ia meninggalkan karya yang belum selesai ditulis ketika ia meninggal pada 1870. Le Chevalier de Sainte-Hermine (The Last Cavalier), novel sejarah karya terakhir Dumas itu, sempat hilang dan ditemukan oleh Claude Schopp, ilmuwan terkemuka Prancis yang ahli mengenai Dumas. Continue reading “Kembalinya Alexandre Dumas”

Tebaran Buku di Jalan

Indira Rezkisari
Republika, 01 Juni 2008

BERHENTI sejenak dari mengayuh sepeda, beberapa orangtua kemudian bermain bulutangkis sembari menunggu anaknya menyelesaikan bacaan. Cukup banyak pengendara sepeda yang mampir ke perpustakaan di Jl Sudirman, Jakarta, itu, Ahad (25/5).

Ada pula orangtua yang memilih bermain congklak bersama anaknya. Azmun (40 tahun), misalnya, malah membaca buku anak-anak yang tersedia di rak usai berolahraga di Senayan. Continue reading “Tebaran Buku di Jalan”

Mengangkat Derajat lewat Puisi

Hairul Anam Al-Yumna
http://www.surya.co.id/

Keseriusan adalah modal hidup. Inilah kunci utama menjadi penyair. Melalui keseriusan, pintu kharisma dalam kepenyairan bakal terbuka lebar. Kita pun mudah memasukinya. Pernyataan tersebut disampaikan penyair sohor Indonesia, Binhad Nurrohmat, Selasa (1/2) malam di Masjid PP Annuqayah Al-Furqaan. Usai mengisi bedah buku Dari Kiai Kampung ke NU Miring di aula Instika, Binhad rehat di kediaman KM Faizi, pengasuh PP Annuqayah Al-Furqaan yang juga dikenal sebagai penyair Indonesia. Continue reading “Mengangkat Derajat lewat Puisi”

Bahasa ยป