Hidup Bahagia Jakob Oetama

Dahlan Iskan
kaltimpost.co.id

KALAU hidup dimulai dari umur 40 tahun (life begins at forty), maka Pak Jakob Oetama, pemilik grup Kompas-Gramedia itu, baru mulai hidup lagi untuk yang kedua kalinya tanggal 27 September minggu lalu.

Jarang ada berita wartawan merayakan ulang tahun ke 80 seperti Pak Jakob Oetama. Yang sering adalah berita wartawan mati muda: sakit lever karena bekerja tidak teratur, terkena kanker karena tiap malam stres terkena deadline, terbunuh di medan pergolakan atau terlibat kecelakaan lalu lintas. Continue reading “Hidup Bahagia Jakob Oetama”

Geliat Sastra, Tinggalkan Masalah Klasik

Sunaryo Broto *)
http://www.kaltimpost.co.id/

GELIATsastra di Kalimantan Timur dalam 3 tahun belakangan sudah mulai menunjukkan perannya. Beberapa event sastra dalam berbagai skala digelar, di antaranya Seminar Nasional Kebahasaan dan Kesastraan 2009 yang diselenggarakan Kantor Bahasa Kaltim. Pada ajang tersebut juga diluncurkan 4 buku dokumentasi sastra Kaltim, yaitu Kamus Bahasa Banua-Indonesia, Tata Bahasa Kutai, Biografi Pengarang Kalimantan Timur dan Ensiklopedia Sastra Kaltim. Dua buku terakhir berisi biografi dan beberapa karya sastra berbagai generasi dari sastrawan di Kaltim. Continue reading “Geliat Sastra, Tinggalkan Masalah Klasik”

Geliat Sastra Kaltim

Korrie Layun Rampan
http://www.kaltimpost.co.id/

DIALOG Borneo-Kalimantan telah berlalu pada 15 Juli 2011 lalu. Untuk tidak membuat publik sastra di Kaltim terlena di luar dunia kreativitas, maka penggiat sastra di daerah ini berusaha mengingatkan kembali akan pentingnya menjaga kesinambungan. Untuk itu telah dibentuk panitia seminar sastra yang digelar Oktober 2011, sehubungan dengan event Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda. Continue reading “Geliat Sastra Kaltim”

Tak Kuat Menjaga Warisan

Nunuy Nurhayati, Ismi Wahid
http://majalah.tempointeraktif.com/

SURAT keputusan Gubernur DKI Jakarta setebal enam halaman itu diterima Ajip Rosidi pada Februari lalu. Isinya sungguh mengejutkan. Ditandatangani langsung oleh Fauzi Bowo pada 16 Februari 2011, surat bernomor SK IV 215/2011 itu menetapkan secara jelas bahwa Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) H.B. Jassin tahun ini hanya memperoleh bantuan dana dari pemerintah DKI Jakarta sebesar Rp 50 juta. Continue reading “Tak Kuat Menjaga Warisan”

Mengenang Gus Dur Lewat Sastra

Afandi Sido

Almarhum Gus Dur dikenal selain sebagai negarawan dan ulama, juga sebagai penulis beberapa karya sastra kontemporer yang menghasilkan banyak buku, termasuk biografinya sendiri yang fenomenal dan beberapa buku kritik zaman. Beberapa karya sastra mantan presiden bernama asli Abdurrahman Wahid ini seperti puisi, catatan-catatan reformasi, humor, dan ulasannya mengenai beberapa keadaan negara saat ini menjadi koleksi berharga bagi beberapa komunitas pecinta sastra. Continue reading “Mengenang Gus Dur Lewat Sastra”

Bahasa ยป