Lagu “Bengawan Solo” Klaim Belanda Akhirnya Terbantahkan

Endang Kusumastuti
http://www.suarakarya-online.com/

Klaim negeri Belanda atas lagu “Bengawan Solo” akhirnya terbantahkan. Sejak pencipta lagu itu, Gesang, masih terbaring di rumah sakit di Solo, pemberitaan mengenai klaim lagu tersebut sudah beredar. Pemberitaan tersebut bahkan meluas setelah Gesang meninggal dunia, kemarin. Continue reading “Lagu “Bengawan Solo” Klaim Belanda Akhirnya Terbantahkan”

Hingga Mati, Tan Malaka Diburu TNI

Hari Tri Wasono, Muhammad Taufik
http://www.tempo.co/

Sebanyak 10 aktivis Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kediri melakukan aksi keprihatinan di makam Tan Malaka. Mereka menyesalkan sikap Kodim 0809 yang melarang penayangan film Opera Tan Malaka di salah satu stasiun televisi lokal.

Para aktivis AJI ini mendatangi makam Tan Malaka di Desa Selopanggung, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, dengan membawa sejumlah poster. Di antaranya bertuliskan ?TNI Bukan KPI, TNI Kembali ke Barak dan Jangan Urusi Siaran, serta Lawan Orde Baru?. Continue reading “Hingga Mati, Tan Malaka Diburu TNI”

Tan Malaka: Sejarah Politik Orang yang Kalah

Tan Malaka, Gerakan Kiri dan Revolusi Indonesia
http://www.mediaindonesia.com/

TAN Malaka adalah paradoks bagi Republik Indonesia. Ia dinafikan sekaligus—diam-diam dihormati dan disegani. Sosok besar kelahiran Pandan Gadang, Sumatera Barat, 1896 itu yang bersuara lantang menghendaki kemerdekaan Indonesia 100 persen dari cengkraman kolonialisme Belanda, juga penindasan Jepang. Continue reading “Tan Malaka: Sejarah Politik Orang yang Kalah”

Tan Malaka dan Tiga Pamflet Revolusioner

Bastian Gaguk

“Revolusi adalah mencipta”
–Tan Malaka, Aksi Massa (1926)

A. Biografi Tan

Tan Malaka, lengkapnya Ibrahim Datuk Tan Malaka, termasuk salah seorang tokoh bangsa Indonesia yang memiliki kisah dan semangat nasionalis yang luar biasa, tetapi juga kontroversial. Bukan itu saja, bagi banyak orang, apalagi mereka yang hanya pernah mendengar nama dan sepak terjang perjuangan politiknya dari mulut ke mulut, tokoh ini mengandung berbagai misteri sehingga menjadikannya legendaris. Continue reading “Tan Malaka dan Tiga Pamflet Revolusioner”

Drs. Sutikno: Bagian Kajian Kitab (Hidup) Ma’iyah

Sabrank Suparno

Sedulur Maiyah! Kalau anda melewati pasar Cukir, sekitar 200 meter selatan makam Gus Dur, tepatnya di pertigaan PG Cukir yang dari arah Mojowarno, ada toko Sumber Waras, JL. Raya Kediri no: 10, bersebelahan pas dengan mushollah, itulah toko milik sedulur kita Drs. Sutikno, sarjana lulusan Fakultas Ekonomi STKIP Jombang tahun 2000. Lantas, apa yang menarik dari sosok Sutikno sehingga saya perlu menurunkan tulisan sebagai kitab kajian hidup bagi Jama’ah Ma’iyah? Continue reading “Drs. Sutikno: Bagian Kajian Kitab (Hidup) Ma’iyah”

Bahasa »