Saling Menghargai, Mengapa Tidak?

Mahmud Jauhari Ali
Radar Banjarmasin

Saya masih teringat dengan kata-kata guru saya di Sekolah Dasar dulu, “Kita harus saling menghargai satu sama lain!”, kalimat itu masih saja mengiang di telinga saya sampai saat ini, walaupun sudah sangat lama. Kita memang harus menghargai orang lain jika kita ingin dihargai pula oleh orang-orang di sekeliling kita. Jadi, kata-kata guru saya tadi adalah benar. Teringat dengan masa lalu saya itu membuat saya berpikir soal harga-menghargai antara sastrawan dan pemerintah di provinsi ini. Continue reading “Saling Menghargai, Mengapa Tidak?”

Bangsa yang Haus Kebanggaan

Bagus Takwin
Kompas, 31 Des 2010

BERBANGGA sempat dialami Indonesia minggu-minggu lalu. Kemenangan-kemenangan Tim Nasional Garuda di Piala AFF 2010 jadi perangsangnya. Kebanggaan itu menyebar luas dengan daya besar, meletuskan euforia hampir di tiap lapisan masyarakat.

Banyak yang bisa dipelajari dari kebanggaan itu: makna kebanggaan, faktor dan pengaruhnya, gejala sosial-politik yang ditandainya, juga watak orangnya. Ia bisa bercerita banyak tentang situasi psikologis orang Indonesia. Continue reading “Bangsa yang Haus Kebanggaan”

Syubah Asa Tutup Usia

Erdy Nasrul, Ichsan Emrald
Republika, 25 Juli 2011

Sastrawan dan wartawan senior Syubah Asa tutup usia pada pukul 17.00 WIB di sebuah rumah sakit di Pekalongan, Jawa Tengah, pada Ahad, 24 Juli 2011. Syubah sebelumnya telah lama terserang stroke dan sudah beberapa kali menjalani pengobatan.

Syubah, lelaki yang terlahir di Pekalongan, 21 Desember 1941, ini juga dikenal sebagai seniman. Dia menyelesaikan pendidikan sarjana muda di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Continue reading “Syubah Asa Tutup Usia”

Gempa Kolono, Kedamaian Langgapulu, dan Keindahan Labuan Bajo

Syaifuddin Gani

Kolono: Antara Gempa dan Janji

Meninggalkan Kota Kendari, pukul 08.00 pagi. Kami harus segera sampai di Langgapulu, Konawe Selatan (Konsel) sebelum azan Zuhur tiba. Jika tidak, kami bisa ketinggalan katinting yang akan menyeberang ke Labuan Bajo, Wakorumba Utara, Kab. Buton Utara. Saya bersama Uniawati, teman sekantor, akan mengadakan penelitian antropologis di Labuan Bajo, daerah yang diyakini tempat hidup suku Bajo yang mendiami wilayah pesisir. Continue reading “Gempa Kolono, Kedamaian Langgapulu, dan Keindahan Labuan Bajo”

Bahasa »