Eri Anugerah*
Media Indonesia, 16 Nov 2006
MENDIANG Presiden Amerika Serikat John F Kennedy pernah memberikan analogi tentang politik dan puisi. Apabila politik membengkokkan, sajak meluruskannya.
Dengan kata lain sajak bisa menjadi sebuah alat untuk mengontrol arah politik. Seperti yang dilakukan Asrizal Nur, Tengku Azmun Jaafar, dan Mastur Taher, serta tujuh orang lainnya yang tergabung dalam Yayasan Panggung Melayu, menjadikan puisi sebagai alat kontrol kekuasaan. Continue reading “Sajak sebagai Alat Kontrol Politik”
