Reposisi Dewan Kesenian Daerah

Maria M Bhoernomo
suarakarya-online.com

SUATU hari ada yang bertanya berapa gaji saya sebagai Ketua Litbang Dewan Kesenian Kudus (DKK)? Lalu dijawab oleh seorang rekan pengurus DKK bahwa gaji saya setara dengan gaji Presiden.

Begitulah. Jawaban tersebut tentu sangat menggiurkan bagi siapa pun, termasuk mungkin juga bagi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus. Sebab, untuk menjadi Ketua Litbang DKK tidak perlu repot-repot mencalonkan diri dengan dana besar dalam suatu pemilu. Continue reading “Reposisi Dewan Kesenian Daerah”

Rakyat yang Perkasa

Radhar Panca Dahana *
suarakarya-online.com

Mari kita membuat perbandingan sederhana antara apa yang kita sebut rakyat pada umumnya dan elite yang berkuasa (menguasai sumber-sumber ekonomi, politik, sosial, dan lain-lain). Pada situasi mutakhir di negeri ini tampaklah siapa sebenarnya di antara kedua pihak itu yang tangguh dan perkasa, siapa yang lemah dan tak berdaya. Continue reading “Rakyat yang Perkasa”

Mengapresiasi Sastra Picisan

Reiny Dwinanda
http://www.infoanda.com/Republika

”Cringgggggg….!!”
Pada saat itulah Sin Liong yang mencelat ke atas itu bergerak cepat bukan main, tubuhnya sudah berjungkir balik, menukik turun dan kedua tangannya menyambar seperti sepasang garuda.
”Plak! Plak!”

Ouwyang Cin Cu dan Kiam-mo Cai-li mengeluh. Kakek itu terhuyung dan memuntahkan darah segar, sedangkan Kiam-mo Cai-li terguling-guling, kemudian meloncat berdiri dengan muka pucat. Baju di pundak kedua orang sakti ini robek terkena tamparan tangan Sin Liong! Continue reading “Mengapresiasi Sastra Picisan”

Demokratisasi Sastra Pasca-Kongres KSI

Dad Murniah *
http://www.infoanda.com/Republika

Kongres Komunitas Sastra Indonesia (KSI) 2008 di Kudus Jawa Tengah selama tiga hari (19-21 Januari 2008) baru saja usai. Penyair dan redaktur sastra Republika, Ahmadun Yosi Herfanda, terpilih sebagai Ketua KSI yang baru. Para peserta, dari berbagai penjuru Tanah Air, telah kembali ke kota masing-masing, kembali ke ‘ruang sunyi’ dunia penciptaan mereka sendiri yang penuh tantangan kreativitas. Continue reading “Demokratisasi Sastra Pasca-Kongres KSI”

Bahasa ยป