F Dewi Ria Utari
http://majalah.tempointeraktif.com/
Chicklit dan teenlit adalah cerita tentang keajaiban di pasar buku. Tentang sebuah novel dengan judul berbahasa Inggris, Nothing But Love?diindonesiakan menjadi Semata Cinta?yang meledak. Novel yang langsung ludes dalam dua minggu setelah dicetak 3000 eksemplar.
Itulah yang terjadi pada Juli 2004. Penyair Sitok Srengenge, pendiri penerbitan KataKita, tertegun, lebih-lebih penulis novel itu adalah putrinya sendiri. Namun, sukses Nothing But Love memantapkan hatinya untuk menerbitkan buku selanjutnya. Teenlit kedua berjudul Conchita, Pembajak Cinta. Bukan karya Laire, putri tunggalnya. Continue reading “Dari Toko Buku Hingga Layar Kaca”
