Tak Mudah hanya Bermodalkan Idealisme

Jurnal “CAK” Terbit Kembali
Nuryana Asmaudi SA
http://www.balipost.co.id/

SETELAH sekitar enam tahun menghilang dari peredaran dan tiada kabar, jurnal CAK (Catatan Kebudayaan) kini hadir lagi. Peluncuran edisi terbaru (Nomor 6 Th. IV Januari – April 2002) diadakan di Kantor Redaksi CAK, di Peguyangan Kangin Denpasar, baru-baru lalu. Berbagai kalangan hadir pada kesempatan itu. Undangan yang hadir boleh dibilang sudah cukup mewakili beragam kalangan mulai dari sastra, seni rupa, musik, seni pertunjukan, budayawan, intelektual, akademisi, kalangan kampus, hingga kalangan jurnalis. Continue reading “Tak Mudah hanya Bermodalkan Idealisme”

Talaud, Porodisa di Ujung Laut

Raudal Tanjung Banua
tempointeraktif.com

Di bawah hujan lebat, tepat pukul 17.00 waktu setempat, KM Ratu Maria tujuan Melonguane yang saya tumpangi perlahan bergerak meninggalkan pelabuhan Manado. Hari itu Rabu, awal Mei 2010. Pasar ikan, gereja, mercusuar, tiang jembatan, pertokoan, dan rumah-rumah mulai pudar di kejauhan, tertutup tirai hujan. Dari ruang nakhoda, seorang pendeta memimpin doa bagi keselamatan pelayaran. Continue reading “Talaud, Porodisa di Ujung Laut”

”Orang Berbudaya Baca Sastra”

I Nyoman Suaka
http://www.balipost.co.id/

”Orang Berbudaya Baca Sastra.” Demikian motto Sanggar Sastra Siswa Indonesia (SSSI), sebuah wadah yang menampung kegiatan sastra di luar sekolah. Kelahiran sanggar yang di bidani oleh sastrawan Taufik Ismail ini didorong atas keprihatinan tentang pengajaran sastra di sekolah yang kian terpuruk. Kecintaan membaca sastra di kalangan siswa sangat rendah. Kalaupun ada minat baca, siswa mendapat kesulitan karena tidak tersedianya buku-buku sastra di sekolah. Continue reading “”Orang Berbudaya Baca Sastra””

SUGESTI PONARI VS BUDAYA LATAH

Dian Sukarno *

Mohamad Ponari, 9 tahun, warga desa Balongsari, Megaluh, Jombang, Jatim menjadi selebrita/ seleb berita dalam kurun waktu satu bulan terakhir setelah secara tidak sengaja selamat dari malapetaka petir pada suatu sore yang hujan. Dan berita pun cepat menyebar setelah media massa tanah air mengemas kejadian langka yang dialami Ponari sebagai suatu hal yang tidak terjangkau nalar/ logika. Nama Ponari pun melambung bak roket menembus kabut hitam angkasa tempat tinggalnya di sebuah dusun kecil sekitar delapan kilometer barat kota Jombang. Kepopuleran Ponari sanggub untuk sementara menghapus noda hitam berita Ryan si jagal dari Jombang. Continue reading “SUGESTI PONARI VS BUDAYA LATAH”

Islamophobia: Anak si Kambing Hitam

Sabrank Suparno

A. Islamophobia

Wacana Islamophobia, ketakutan terhadap umat islam di kalangan negara barat, kini menjadi borok budaya yang menggerogoti sukujur tubuhnya. Dan kemalasan barat (terutama Amerika) untuk menyembuhkan, borok itu kian meradang dengan nanah baru yang merikuhkan gerak tubuh dari cabikan benda apapun yang dapat menggores sensitifitas lepukan luka. Jika terus berlanjut, keberadaan barat akan disingkirkan dunia yang lambat laun risih atas kehadiran, karena menyengatkan aroma anyir memuakkan lingkungan, yang artinya barat sendiri merancang bunuh diri perlahan namun pasti. Continue reading “Islamophobia: Anak si Kambing Hitam”

Bahasa ยป