Sebuah Memorabilia untuk Yogya

Surjorimba Suroto
http://www.ruangbaca.com/

Didedikasikan kepada para korban dan relawan gempa Yogya, 27 Mei 2006.

Setahun berlalu dan bencana yang melanda masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya tetap membekas. Kenangan akan mereka yang telah tiada senantiasa mengisi hari-hari mereka yang selamat. Langit yang serasa runtuh kerap menghantui dalam mimpi. Luka ini sulit hilang begitu saja. Namun manusia harus tetap mengingat dan berserah diri pada kekuasaan Tuhan Yang Maha Agung. Kehidupan harus terus berlanjut. Apa yang telah terjadi hendaklah membuat manusia ingat tak ada yang abadi di dunia ini. Continue reading “Sebuah Memorabilia untuk Yogya”

Imitasi

Feby Indirani *
ruangbaca.com

“Banyak orang gagal menjadi pemikir orisinil semata-mata karena ingatan mereka terlampau kuat” (Friedrich Nietzsche).

Nietzsche memang sudah mati. Tapi perkataannya di atas selalu membuat saya cemas. Kecuali untuk urusan menghafal jalan, ingatan saya lumayan kuat nyaris menyamai gajah. Saya was-was. Jangan-jangan orang seperti saya akan sulit melahirkan gagasan orisinil. Continue reading “Imitasi”

Antara Teroris dan Separatis

Abdul Halim
http://www.lampungpost.com/

Kabar mengejutkan datang dari Belanda. Para pendukung gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS) yang bermukim di Belanda dan dipimpin Presiden RMS John Wattilete menyampaikan tuntutan melalui kort geding (prosedur dipercepat) ke pengadilan Belanda agar menangkap Presiden SBY ketika berkunjung ke sana. John Wattilete juga meminta PM Balkenende agar mengimbau Presiden SBY untuk mengakhiri apa yang disebutnya sebagai pemenjaraan dan penyiksaan para pengikut RMS. Karena ancaman itu, akhirnya Presiden SBY membatalkan kunjungannya ke Belanda. Continue reading “Antara Teroris dan Separatis”

Bahasa ยป