Melestarikan Pantun, Menjaga Tamadun Melayu

Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/

Menjaga kelestarian peradaban – tamadun – budaya Melayu adalah hal positif, terutama bagi penyair atau pun penulis pantun. Namun, kaidah kesusastraan Melayu harus tetap dijaga. Tujuannya, agar ?pakem? itu tak disalahpahami generasi muda pembaca buku pantun dan syair.

Hal itu diutarakan sastrawan Ahmadun Yosi Herfanda, salah satu pembicara dalam acara bedah buku syair dan pantun Bual Kedai Kopi karya duet Martha Sinaga dan Suryatati A Manan yang digelar di Hotel Mitra, Bandung, Sabtu (15/5). Ungkapan itu berkaitan dengan pembedahan setiap pantun dan syair Martha maupun Suryatati setelah dikaitkan dengan aturan dan pola dalam pantun. Continue reading “Melestarikan Pantun, Menjaga Tamadun Melayu”

Komik Bikin Sains Jadi Menyenangkan

R Ridwan Hasan Saputra *
ruangbaca.com

Saat ini pelajaran matematika dan sains masih merupakan pelajaran yang menakutkan bagi banyak siswa, karena biasanya kedua pelajaran ini disajikan dalam bentuk tulisan yang memerlukan ketajaman nalar karena banyak hal yang bersifat abstrak. Sehingga hanya anak-anak yang berkategori cerdas yang bisa memahaminya, sedangkan anak-anak berkategori biasa saja, yang cenderung lebih menyukai hal-hal yang bersifat kongkret, akan lambat memahami kedua pelajaran ini. Continue reading “Komik Bikin Sains Jadi Menyenangkan”

Akhir Trilogi Knights of Apocalypse

Surjorimba Suroto
http://www.ruangbaca.com/

Komik multilini asli buatan anak bangsa Indonesia.

Penantian lebih dari dua tahun terbayar sudah. Trilogi komik Knights of Apocalypse usai juga. Janus von Drache, satu dari keempat Ksatria Akhir Zaman (Apocalypse), menemukan kembali ingatannya dan alam semesta kini kembali damai. Kaisar Garibaldi berhasil dikalahkan, Wolfenstein dan Jagger, dua ksatria yang terlambat sadar telah diperalat Garibaldi, gugur; Ilumina alias Yang Tak Tertandingi, satu-satunya wanita dari ke-empat ksatria, kembali bersanding dengan Janus von Drache. Happy ending. Continue reading “Akhir Trilogi Knights of Apocalypse”

Watchmen dan Abnormalitas Superhero

Sigit T. Prabowo*
http://www.ruangbaca.com/

Sebuah dekonstruksi yang padat terhadap mitos superhero.

Komik superhero menyajikan sebuah dunia fantasi yang absurd: dunia dengan orang-orang berjatidiri alternatif, berkostum ketat (sebisa mungkin celana dalam diletakkan di luar), berkeliaran menghajar penjahat –entah dengan kekuatan super, perangkat berteknologi tinggi, atau sekadar kelihaian ilmu beladiri. Imaji yang sangat tepat bila kita sandingkan dengan memori publik tentang komik superhero, dengan gambaran hitam-putih yang jelas: jagoan selalu baik, penjahat selalu kalah, dan cerita diakhiri dengan seluruh jagoan berkumpul dan tertawa bersama. Continue reading “Watchmen dan Abnormalitas Superhero”

Tulisan Terbuka Untuk Bupati Suyanto Soal Seni-Budaya Jombang

Fahrudin Nasrulloh

Dalam beberapa obrolan dan jagongan tentang seni-budaya Jombang, ada seorang pegiat seni yang dengan antusias tapi terkesan chauvinistik menyebut bahwa banyak ikon Jombang yang perlu dilestarikan keberadaannya. Misalnya ia menyebut sosok Besut, pengremo legendaris Mbah Bolet, warisan Topeng Jatiduwur, Watu Gilang di Ploso, situs Sendang Made, tradisi warga Sandur Mandura, dan lain-lain. Continue reading “Tulisan Terbuka Untuk Bupati Suyanto Soal Seni-Budaya Jombang”

Bahasa ยป