Sihar Ramses Simatupang
http://www.sinarharapan.co.id/
Menjaga kelestarian peradaban – tamadun – budaya Melayu adalah hal positif, terutama bagi penyair atau pun penulis pantun. Namun, kaidah kesusastraan Melayu harus tetap dijaga. Tujuannya, agar ?pakem? itu tak disalahpahami generasi muda pembaca buku pantun dan syair.
Hal itu diutarakan sastrawan Ahmadun Yosi Herfanda, salah satu pembicara dalam acara bedah buku syair dan pantun Bual Kedai Kopi karya duet Martha Sinaga dan Suryatati A Manan yang digelar di Hotel Mitra, Bandung, Sabtu (15/5). Ungkapan itu berkaitan dengan pembedahan setiap pantun dan syair Martha maupun Suryatati setelah dikaitkan dengan aturan dan pola dalam pantun. Continue reading “Melestarikan Pantun, Menjaga Tamadun Melayu”
