LALU BATU, LALU ANGIN, LALU WAKTU, DEBU

Wawancara Imajiner Halim HD dengan Suyatna Anirun

Pada bulan oktober 2009 yang akan datang, STB (Studiklub Teater Bandung) merayakan 50 tahun hari jadinya. untuk itu STB ingin menerbitkan buku, dan saya diminta sebagai salah satu pengisi buku itu. saya tuliskan wawancara imajiner saya dengan pak SUYATNA ANIRUN (salah satu pendiri dan sutradara STB). pengiriman melalui milis ini, dengan pertimbangan karena keterbatasan penerbitan buku itu. semoga wawancara ini bisa dinikmati. dan maaf kalau mengganggu. salam: HHD. Continue reading “LALU BATU, LALU ANGIN, LALU WAKTU, DEBU”

Saat Menulis, Anda harus Ekstrem

Kiran Desai
Koran Tempo 28 Okt 2007

Jantung aktivitas Kiran Desai seolah tidak berhenti berdenyut. Seusai memenangi penghargaan fiksi Man Booker Prize 2006 lewat novelnya The Inheritance of Loss, perempuan kelahiran India 1971 ini disibukkan beragam acara. Ia terbang dari negara satu ke negara lainnya. Melintas benua, menyeberang samudra. Mulai dari pesta buku internasional di London yang riuh, hingga ke seminar sastra di sudut Srilanka. Continue reading “Saat Menulis, Anda harus Ekstrem”

Dosa Sebuah Iklan

Wahyu Utomo
http://www.jurnalnasional.com/

IKLAN adalah sebuah medium yang polos tanpa dosa. Iklan bisa baik atau buruk tergantung pada apa yang diklankan, siapa yang mengiklankan, dan bagaimana mengiklankannya. Iklan bisa penuh pahala jika menyampaikan kabar baik, jujur nan teduh. Sebaliknya iklan berlumur dosa jika ia adalah kebohongan, kepalsuan, kosmetik, topeng. Continue reading “Dosa Sebuah Iklan”

Bunga Rampai Kemerdekaan

Aguslia Hidayah
korantempo.com

Pameran ini melibatkan 30 perupa dari berbagai kecenderungan dan medium.
Soekarno bisa tampil banyak versi. Sambil duduk, pidato, dalam gelas anggur, di tengah roda ban mobil, bahkan pada kepompong yang bergelantungan. Kadang ditemani Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir atau satu bingkai dengan Tan Malaka. Ia bisa juga berapi-api sendirian meneriakkan arti kemerdekaan. Continue reading “Bunga Rampai Kemerdekaan”

Religiositas Sehari-hari

Sita Planasari A
http://www.tempointeraktif.com/

Kibaran kain merah, putih, dan hijau dari jubah milik tiga penari darwis seakan menjadi api yang membara di atas panggung. Diiringi lantunan kata-kata pujian kepada Sang Khalik dalam dentuman nada disko, ketiga penari dari Yayasan Haqqani Indonesia itu berputar-putar pada satu titik, dengan wajah dan tangan tengadah. Continue reading “Religiositas Sehari-hari”

Bahasa ยป