Membesarkan Sastra, Membesarkan Media

Fatih Beeman*
http://www.pikiran-rakyat.com/

PERKEMBANGAN sastra di Indonesia tentu tidak bisa dilepaskan dari adanya peran media. Media dan sastra ibarat dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Sejarah media (tertulis/tercetak) dimulai ketika Gutenberg berhasil menciptakan mesin cetak. Sejak itulah mulai bermunculan pengarang-pengarang dengan karya-karya mereka. Berbagai media yang bermunculan turut membidani lahirnya pengarang-pengarang hebat dan memprakarsai terbentuknya sejarah literasi, termasuk di Indonesia. Continue reading “Membesarkan Sastra, Membesarkan Media”

Kekuatan Cerpen

Retno Sulistyowati
http://www.tempointeraktif.com/

Plong! Harris Effendi Thahar lega sudah. Otot mukanya rileks, tak lagi tegang. Senyumnya lebar dan tawanya lepas. Disertasi yang telah dikerjakannya selama sekitar enam bulan akhirnya rampung dalam sidang terbuka Senat Universitas Negeri Jakarta, akhir pekan lalu. Hasilnya, dia dinyatakan lulus dengan predikat sangat memuaskan. Continue reading “Kekuatan Cerpen”

Tips Segar Menulis Cerpen

Munawir Aziz *
entertainmen.suaramerdeka.com

Pernah merasakan kemandekan imajinasi atau sulit menghadirkan ide cemerlang ketika menulis? Atau, tak pede dengan cerita yang kita tulis? Penulis pemula merasakan ini sebagai ujian dalam proses panjang menjadi pengarang profesional. Terkadang, serombongan kristal imajinasi teradang tembok tebal. Banjir ide dari kanal imajinasi terbendung kemiskinan kata, kedangkalan bahasa, dan hambatan-hambatan teknis lain. Itulah beberapa hal yang sering dikeluhkan penulis muda. Continue reading “Tips Segar Menulis Cerpen”

Puisi sebagai Cara Berkomunikasi

Catatan Krakatau Award 2006*

Budi Hutasuhut**
http://www.lampungpost.com/

Bahasa sebagai alat yang dipergunakan penyair untuk menghamparkan fakta-fakta pemikiran dan perasaan atas realitas kehidupan yang ada di lingkungan sosial maupun kulturalnya, mestinya tampil dalam wujud paling tradisional yakni sebagai sebuah cara berkomunikasi, sehingga puisi yang muncul di lingkungan masyarakat tidak lagi dipenuhi ikon-ikon asing (aliens code) dan ganjil. Continue reading “Puisi sebagai Cara Berkomunikasi”

Mempertimbangkan Sastra Buruh Migran

Beni Setia *
suarakarya-online.com

Insya Allah kalau tak ada rintangan, awal Februari mendatang, Tarini Sorrita – penulis yang bekerja sebagai buruh di Hong Kong – akan meluncurkan antologi cerpennya, Penari Naga Kecil, di Surabaya. Peristiwa budaya dengan pelaku khusus buruh migran ini bukan yang pertama kali, karena pada minggu terakhir Desember 2005 pernah dilakukan launching yang serupa – lihat, “Sastra Buruh Migran: Ad-vokasi tentang Kondisi TKI”, Suplemen Jatim, Kompas, 22/12. 2005, hlm. H. Continue reading “Mempertimbangkan Sastra Buruh Migran”

Bahasa ยป