Mengenang Sastrawan A.A. Navis

Gerson Poyk
http://www.sinarharapan.co.id/

Sejak akhir masa Presiden Sukarno dan masa Presiden Suharto sampai hari ini, Indonesia telah kehilangan beberapa sastrawan, seperti J.E.Tatengkeng, Anak Agung Panji Tisna, Idrus, Takdir Alisyahbana, Iwan Simatupang, Nugroho Notosusanto, H.B.Jassin, Trisnoyuwono, Muhamad Ali, Kirjomulyo, Chairul Harun, Satyagraha Hoerip, dan Motinggo Boesye. Continue reading “Mengenang Sastrawan A.A. Navis”

BERTEMU JOKPIN & JOGJA

Budhi Setyawan
http://budhisetyawan.wordpress.com/

Sebagai pegawai negeri, dalam hal tertentu saya merasa beruntung dengan adanya beberapa dinas luar, luar kota atau luar negeri. Setelah urusan tugas kantor selesai, saya selalu manfaatkan untuk melampiaskan hobi berburu kaset atau CD musik rock atau jazz kesukaan saya. Untuk saat ini kemungkinan menjadi kecil untuk mendapatkan kaset lama yang merupakan album atau karya masterpiece atau monumental dari seorang musisi atau sebuah grup musik, karena semakin banyak orang yang mengetahui mengenai musik-musik yang progresif atau sangat layak jadi koleksi. Continue reading “BERTEMU JOKPIN & JOGJA”

Solilokui Hidup Serampangan

A. Qorib Hidayatullah
http://indonimut.blogspot.com/

Bukan sebuah kebetulan bila Ponari ?dukun cilik asal Jombang? berkat batu ajaib yang ia temukan, konon, mampu mengobati beragam penyakit. Dan konon pula Ponari adalah bocah yang gemar bermain di musim hujan, hingga petir menyambarnya sekaligus mengganjar Ponari dengan batu ajaib. Kini, masyarakat pun dibikin geger berduyun-duyun menyambangi rumah Ponari. Continue reading “Solilokui Hidup Serampangan”

Baca Sastra? Buang Waktu Saja!

Djoko Pitono *
jawapos.com

ZAMAN sulit gini masih baca buku sastra? Sorry ya, buang-buang waktu saja! Itu hanya untuk orang-orang edan yang kurang kerjaan!Bayangkan, pernyataan ini muncul saat panitia Gebyar Buku Murah 2009 di DBL Arena, berencana meluncurkan novel Karti Kledek Ngrajek, Selasa (24/3). Acara itu mendatangkan dua sastrawan kawak, penyair Zawawi Imron dan Ahmad Tohari, novelis yang kondang dengan karyanya, Ronggeng Dukuh Paruk (1981). Continue reading “Baca Sastra? Buang Waktu Saja!”

Bahasa ยป