Hudan Hidayat
kebutuhan sastra akan struktur, yang meletakkan diri pada grama dalam bahasa, seolah padanan anggota tubuh yang rindu akan rohnya, yang memancar dengan tenaga mekanik, dalam fungsi tiap serat anggota tubuh. Atau, bisa dibalik: roh yang hendak bereksistensi, meruang dalam tubuh.
Badan bahasa, yang disebut Saussure sebagai penanda, itulah anggota tubuh dalam badan manusia. Sedang ruh manusia adalah makna yang terpancar oleh badan bahasa, ke dalam dunia yang ditandai. Continue reading “Manipulasi Teori dalam Fiksi”
