Masjid Al-Aqsa di Wagenstraat Den Haag

Muhammad Antakusuma

Panti pijat penuh gadis manis asal Cina, toko Cina yang menjual seafood beku dan bumbu asia, restoran Indonesia yang menjual nasi rames dan babi kecap, dan lampion me­rah bergelantungan adalah pemandangan biasa ketika memasuki wilayah pecinan di pusat kota Den Haag. Di sore hari, bahasa Belanda mengalir deras di kafe pojok jalan, sederas bir yang ditegak ketika musim panas tiba. Di malam hari, bahasa Turki gentayangan bersama orang-orang yang mengenakan abaya dan kopiah, merasuk ke Masjid Al-Aqsa di Wagenstraat, salah satu jalan di “China Town.” Continue reading “Masjid Al-Aqsa di Wagenstraat Den Haag”

Bahasa »