Perempuan yang Menyembul dari Semak Malam

Isbedy Stiawan ZS *
sinarharapan.co.id

IA menyembul dari semak malam. Tak ada penerang jalan di tempat itu, sehingga aku sulit memastikan dari gang atau arah mana dia datang. Suasana benar-benar gelap dan sunyi pada pukul dua dini hari.

Seperti datang dari suatu tempat tak bernama, dan tiba-tiba ia sudah berada di hadapanku. Membuatku kaget. Aku terpana seperti ketika aku digoda makhluk halus di bangunan kosong. Karena itu, semula kukira ia bukan sejenis manusia. Tetapi dari napasnya yang kudengar masih tersengal-sengal seperti orang baru lari, kupastikan kalau ia sedang mencari pertolongan. Continue reading “Perempuan yang Menyembul dari Semak Malam”

Boneka Kesayangan

Ragil Nugroho
http://www.sinarharapan.co.id/

Seorang ibu dan bocah perempuannya tampak sedang asyik mengobrol. Mereka ngobrol di sebuah gubuk yang terbuat dari kardus beratapkan terpal warna hijau. Gubuk itu terletak tepat di bantaran kali Ciliwung, di daerah Kampung Melayu.

?Kenapa rumah kita digusur, Mak??

?Karena kita orang asing?.

?Jadi kita kayak bule-bule itu ya, Mak?? Continue reading “Boneka Kesayangan”

Gawat!

Agustinus ?Onoy? Wahyono
http://www.sinarharapan.co.id/

Dadaku belum berhenti berdebar tak teratur. Aliran darahku pun masih bergerak cepat. Napasku agak terengah-engah. Pikiranku terus terpampang berita di televisi tadi bercampur berita-berita beberapa hari lalu, dan telingaku seakan terngiang-ngiang obrolan politikus di televisi, rekan-rekan di kantor, tetangga, saudara-saudaraku, orang-orang di POM bensin, di mal, berinti: orang itu akhirnya jadi ketua pemuka rakyat, menyusul seorang presiden terpilih yang didukungnya. Continue reading “Gawat!”

Kupu-kupu Gereja

Utada Kamaru
http://www.sinarharapan.co.id/

?. Ingat! Kerajaan Allah sudah dekat! Ratakanlah jalan. Ratakanlah jalan. Bertobatlah?!

Suara pendeta Jeffrey lantang berteriak-teriak di atas mimbar. Tangannya sibuk menunjuk-nunjuk ke arah depannya. Mengarah tajam. Membuat orang-orang merasa telunjuk itu diperuntukkan baginya seorang. Atau bagi suami di sampingnya. Atau buat anak lelakinya yang terkantuk-kantuk di sisinya. Kebaktian pertama di ? gereja subuh?. Jam masih pukul setengah 6 pagi. Continue reading “Kupu-kupu Gereja”

Sebutir Peluru Tak Mampu Membuat Mawar Itu Layu

M. Arman AZ
http://www.sinarharapan.co.id/

Jika punya kuasa melipat jarak dan waktu, aku ingin pulang sejenak ke masa lalu, mengabarkan pada ibu bahwa sebutir peluru tak mampu membuat mawar itu layu.

Musim baru saja berganti. Langit mendung dan dingin mengepung. Seperti senja kemarin, aku kembali duduk di beranda, bersama segelas kopi dan sebungkus rokok. Menunggu gerimis pertama luruh di awal bulan ini. Continue reading “Sebutir Peluru Tak Mampu Membuat Mawar Itu Layu”

Bahasa ยป