Naya

Zurnila Emhar Ch
http://www.riaupos.com/

Naya kembali merapatkan jaketnya. Angin malam begitu tajam menusuk kulitnya. Dingin! Tapi ini bukan alasan agar ia segera menenggelamkan dirinya dalam selimut. Pekerjaan ini harus selesai malam ini. Ia tidak ingin kehilangan langganan hanya karena ia tidak bisa menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.

Setiap malam selalu begitu. Naya harus berjuang melawan dingin dan kantuk yang menyerangnya. Sudah berkali-kali ia mendesis karena jarinya tertusuk jarum; menandakan ia telah lelah. Tapi Naya tidak mau menyerah. Satu baju lagi. Payet-payet ini harus terpasang dengan rapi. Continue reading “Naya”

Tuhan@el-langit.com

Gde Agung Lontar
http://www.riaupos.com/

Tiba-tiba saja sebuah alamat yang asing masuk ke dalam kotak masuk surelku. tuhan@el-langit.com.

Apa pula ini?; pikirku. Apakah ada seseorang yang tengah iseng? Dini hari itu aku belum lagi mengantuk, karena itu komputer kuhidupkan dan berselancarlah aku ke dalam dunia maya internet. Beberapa situs segera kubuka secara bersamaan, dan tentu saja satu di antaranya adalah laman-laman lampu merah. Maklumlah, lagi pusing begini. Apalagi beberapa hari belakangan ini dunia maya sedang heboh sekali dengan video-video yang berisi adegan-adegan syur dari orang-orang yang katanya mirip tokoh selebriti. Dan aku hanyalah salah satu dari sekian puluh juta yang akhirnya ikut tergoda. Continue reading “Tuhan@el-langit.com”

Eksekusi

S Yoga
sinarharapan.co.id

“Saksi mata ceritakan kebenaran kepadaku tentang seorang aktivis yang hilang beberapa tahun yang lalu. Jangan takut, identitas akan kami rahasiakan,” rayu seorang wartawan muda pada seorang mantan sipir penjara yang kini kembali ke desanya. Maka malam itu saksi mata menceritakan dengan linangan air mata:

“Sudah kawan, kau tak usah selalu mengeluh, beginilah kenyataan hidup. Aku juga sama dengan kamu, aku juga bukan apa-apa. Percayalah, jalani hidup apa adanya.” Continue reading “Eksekusi”

Sejak Kematian Kakak

Anggoro Saronto
http://www.sinarharapan.co.id/

Sejak kematian kakakku, segalanya berubah. Bukan cuma karena ia telah benar-benar tak kembali. Tapi ada sesuatu yang terampas dari rumah ini. Sebuah nyawa. Sebuah roh yang menghidupkan seluruh bagian rumah. Kini seluruhnya seakan tak bernyawa, seperti kursi-kursi, bangku, lemari. Begitu juga dengan ayah, terlebih ibu. Mereka melakukan aktivitas tanpa bersuara. Begitu senyap. Kadang aku berpikir, jangan-jangan cuma aku yang hidup dalam rumah ini? Atau justru aku yang mati? Karena tak ada lagi yang menganggap aku ada. Continue reading “Sejak Kematian Kakak”

Pohon

Maroeli Simbolon
sinarharapan.co.id

KONON. Tersebutlah desa yang indah permai. Namanya termasyur di jagat raya. Keindahannya adalah taman impian.

Desa ini dibatasi dua sungai yang bening; tempat ikan dan udang menari. Keramahtamahan penduduknya, wah, tiada banding, tiada tanding: saling menolong dan tepo saliro. Bahkan angin merasa berdosa jika tidak mengabarkannya. Maka tak mengherankan bila dunia selalu membicarakannya. Continue reading “Pohon”

Bahasa ยป