Olin Pergi ke Bulan

M Arman Az
http://www.sinarharapan.co.id/

?Selamat pagi, Olin.? ?Selamat pagi juga, Cimot.? ?Bagaimana tidurmu semalam? Nyenyak??
?Ya, Cimot. Semalam aku mimpi indah.?
?Oya? Mimpi apa? Ceritain, dong.?
?Mmm, aku ketemu peri cantik. Dia membawaku terbang ke langit, Cimot. Kami tamasya ke tempat-tempat yang indah. Banyak anak-anak sepantarku sedang menyanyi, menari, dan bermain di setiap tempat.? Continue reading “Olin Pergi ke Bulan”

Sungai Ayah

Joao Guimaraes Rose
http://www.sinarharapan.co.id/

Ayahku adalah seorang lelaki yang suka bekerja keras dan senang berterus-terang. Menurut beberapa orang yang kutanyai dan bisa dipercaya, ia memiliki sifat-sifat baik itu sejak awal masa dewasanya, bahkan sejak kanak-kanak. Dalam ingatanku dia tak lebih periang atau penyedih dibanding lelaki lain yang kami kenal. Barangkali ia hanya sedikit lebih pendiam. Adalah Ibu, bukan Ayah, yang mengatur jalannya rumah tangga. Ia mengomeli kami setiap hari?adik perempuanku, adik lelakiku dan aku. Namun, pada suatu hari Ayah memesan sebuah perahu dayung. Continue reading “Sungai Ayah”

Blank Spot

Richardus Sendjaja
http://www.sinarharapan.co.id/

Rumput hijau nan sejuk yang menghampar di depan rumah, tertata rapi. Serapi penampilan pria yang hendak memasuki mobil sedan Mercedes bercat biru metalik. Pakaian yang menempel di badan disetrika rapi, licin, dan pasti wangi. Kemeja lengan panjang dengan dasi senada, celana hitam berpadu dengan sepatu kulit hitam yang disemir mengkilat. Selain itu matahari pagi juga memperlihatkan kulit wajah yang bersih-putih; tidak ada kumis dan jenggot?klimis; rambutnya pun tersisir rapi. Pada saat dia memerintahkan pembantu rumah untuk membuka pintu pagar, tampaklah sederetan gigi yang putih dan dilingkupi dengan sepasang bibir merekah yang memerah. Continue reading “Blank Spot”

Insomnia

Anton Kurnia
sinarharapan.co.id

Senja sedang mekar-mekarnya. Langit yang luas tampak cerah diterangi oleh matahari yang hendak bersembunyi di balik cakrawala. Gumpalan awan putih dan lembut membiaskan cahayanya.

Saya sedang duduk sendirian di ruang depan rumah kontrakan, di atas sofa yang sudah usang, asyik menikmati segelas kopi dan sepotong roti untuk sarapan. Saya memang baru bangun tidur dan belum makan apa pun seharian. Bukan tidur siang, melainkan tidur. Continue reading “Insomnia”

Perempuan yang Menjadi ayah

N. Mursidi
http://www.sinarharapan.co.id/

SELALU disergap ngilu, setiap kali aku pulang ke rumah. Saat tiba di depan rumah, sebelum bergegas masuk ataupun tatkala sejenak berdiri di pintu pagar, nyaris membuat langkah kakiku berat untuk memasuki dengan beringas. Apalagi, setelah kulewati pintu pagar serta mengedarkan pandang ke halaman, aku terperangkap masa laluku. Sebuah masa saat aku masih kecil, bermain di halaman, memanjat pohon mangga besar yang berdiri kokoh di depan rumah dan juga kenangan saat pulang sekolah. Kenangan itu, masih tetap tinggal dalam ingatan. Membekas dalam rajut waktu yang sudah lalu, namun tak juga kunjung terlupakan. Continue reading “Perempuan yang Menjadi ayah”

Bahasa ยป