Bung Karno dan Kuli

D. Zawawi Imron *
jawapos.com

Bung Karno, presiden RI yang pertama, pandai sekali menyusun kalimat metaforik yang bisa menyegarkan kalbu. Berbicara tentang kemerdekaan saja ia susun kalimat yang ada rasa sastranya. Contohnya, ia pernah berkata bahwa kemerdekaan adalah jembatan emas menuju masyarakat adil dan makmur. Jadi, menurut Bung Karno, kemerdekaan itu bukan tujuan, tapi jembatan atau sarana untuk mencapai tujuan. Continue reading “Bung Karno dan Kuli”

Jiwa Merdeka

D. Zawawi Imron *
Jawa Pos, 28 Sep 2008

ORANG yang kurang suka membuka sejarah, jarang yang tahu bahwa Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 1945 bertepatan dengan bulan Ramadan. Tak heran kalau ada yang mengatakan bahwa Ramadan, selain bulan penuh ibadah juga bulan kemerdekaan. Apalagi kalau dihubungkan dengan proses pencerahan diri, puasa adalah perjuangan kemerdekaan bagi tiap pribadi dari belenggu egoisme yang tak pernah mengenal orang lain sebagai saudara dalam kemanusiaan. Continue reading “Jiwa Merdeka”

NASSER

D. Zawawi Imron *
JawaPos, 31 Agus 2008

Orang Indonesia yang berkunjung ke Kairo, Mesir, konon dianggap belum sempurna kalau tidak makan burung dara goreng di tepian Sungai Nil. Bagi orang yang tidak suka burung dara seperti saya, memandang permukaan Sungai Nil yang berpendar-pendar oleh bayang-bayang lampu dari rumah-rumah dan jalan-jalan di seberang sungai pada malam hari, sudah merasa terhibur. Continue reading “NASSER”

D. Zawawi Imron: Duta Madura untuk Sastra Indonesia Modern

Jamal D. Rahman

Dia adalah manusia ajaib dalam khazanah sastra Indonesia. Dari mana datangnya penyair ini? Apa yang bisa menjelaskan bahwa dari Batangbatang, sebuah desa sekitar 20 km sebelah timur kota Sumenep, Madura, lahir seorang penyair penting Indonesia yang sangat produktif, tanpa pendidikan dan pergaulan intelektual yang memadai? Tidak seperti banyak pernyair Indonesia, D. Zawawi Imron tetap memilih tinggal di desa kelahirannya, tempat inspirasi bergumul dengan imajinasi yang kemudian diolahnya menjadi konstruksi estetis yang relatif memukau. Continue reading “D. Zawawi Imron: Duta Madura untuk Sastra Indonesia Modern”

Bahasa ยป