
Peresensi : Denny Mizhar Continue reading “Gerak Kepribadian Diri dalam Kumala Pusaka Kasih”
Puisi Imron Tohari, Denny Mizhar, Muhajir Arifin
JERAMI
Imron Tohari
Aku cemburu
Bagaimana bisa kau seperti itu
Tabah dalam sakitmu
Harum dalam lukamu
Sebelum garing tubuhmu ditetak
kau tompang bulir-bulir padi merunduk
dan bersama angin, meliuk Continue reading “Puisi Imron Tohari, Denny Mizhar, Muhajir Arifin”
Puisi-Puisi Denny Mizhar
Jombang-Malang
desak
saling berdesakan
menaiki bus menuju kepulangan
jalan berkelok serta berbukit
tubuh saling senggol dan pegangan
bersitatap aku dan kamu
dalam tanya merahasia tentang diri Continue reading “Puisi-Puisi Denny Mizhar”
Pengelana
Denny Mizhar
?Sakit ini tak juga sembuh. Sudah Aku minum obat tapi tak juga lenyap. Haruskah tetap Aku biarkan menyelimuti tubuhku. Padahal Aku harus menyelesaikan sajak-sajakku tentang pembacaan akan diri.?
Sawah masih menyuguhkan musim panen. Para petani bergembira seusai mendapatkan rezeki yang melimpah. Begitupun para buruh tani tak juga ketinggalan merayakan pesta dari upah yang diberikan pemilik sawah. Walau tak ada kembang api, kue tart, dan lilin sudah cukup meriah. Continue reading “Pengelana”
Ia dan Aku dalam Keterasingan Kota
Denny Mizhar
Meniatkan diri untuk merantau, sebab desa tak dapat membuat nasib menjadi baik. Mengupayakan diri untuk mendapatkan sangu buat berangkat ke kota. Hutang pun dilakukan. Impian besar di pundak menatap ruang hingar bingar bahwa nasib akan menjadi lebih baik. Dengan kereta yang melaju ternaik dirii, hingga sampailah pada kota yang di tuju. Tak ada sanak famili dan sendiri. Memulai menanya satu dua orang yang tertemui, tapi tak juga ada kabar gembira kemana melabuhkan diri. Continue reading “Ia dan Aku dalam Keterasingan Kota”
