Perca-Perca Bahasa Holy Adib

Djoko Saryono *

Memasuki puasa Ramadan saya menjumpai Holy Adib si pendekar bahasa untuk belajar silat bahasa Indonesia yang tepat dan tangkas, bukan sekadar silat lidah. Betapa silat lidah berbahaya, bahkan sia-sia karena dapat menjadikan puasa tanpa faedah. Jurus-jurus apa pun silat lidah niscaya tak mendatangkan berkah, hanya menimbulkan tikai komunikasi dan bisa berujung pertikaian raga. Sebaliknya, silat bahasa akan penuh guna, bisa membuat interaksi berdaya dan sarat kehangatan. Malah dapat merawat kebersamaan dan memperkuat tali jalinan persaudaraan atau perkauman. Continue reading “Perca-Perca Bahasa Holy Adib”

PARIWISATA, TRANSFORMASI BUDAYA, DAN PENGKAJIAN BUDAYA SASAK

Djoko Saryono *

Catatan Pengantar: Saat menyiangi dan merapikan file-file yang ada di laptop, saya menemukan satu tulisan tentang pariwisata dan budaya Sasak yang saya tulis hampir tiga puluh tahun lalu ketika saya baru menikah dengan seorang gadis Sasak — dan tentu saja pariwisata Lombok belumlah maju sepesat sekarang. Tulisan itu bersifat impresif dan subjektif tentang Lombok, yang saya ketik di komputer Redaksi Koran Kampus Komunikasi IKIP Malang dalam format XT/XP (lupa). Oh ya saya pertama kali menjejakkan kaki ke Lombok awal tahun 80-an tatkala masih senang-senangnya bertualang di alam bebas. Sebab itu, tulisan ini harus dibaca dengan membayangkan Lombok 30-an tahun lalu, bahkan dalam hal tertentu 38-an tahun lalu. Continue reading “PARIWISATA, TRANSFORMASI BUDAYA, DAN PENGKAJIAN BUDAYA SASAK”

PEMBELAJARAN SASTRA: BATU SANDUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM (12)

Djoko Saryono

Sejak masa Kurikulum 75 sampai sekarang tampak nyata bahwa konstruksi kebijakan kurikulum Mata Pelajaran Bahasa Indonesia (di dalamnya termasuk sastra) yang dihajatkan atau apa yang hendak dicapai selalu tidak terwujud secara memuaskan di dalam ruang-ruang implementasi kurikulum Mata Pelajaran Bahasa Indonesia atau kurang terealisasi dalam pembelajaran, pengajaran, dan pemelajaran bahasa dan sastra Indonesia. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai kendala pokok. Continue reading “PEMBELAJARAN SASTRA: BATU SANDUNG IMPLEMENTASI KURIKULUM (12)”

Bahasa ยป