Jurnal Nasional, 12 Okt 2008
Theresia Purbandini
Dalam perkembangan puisi Indonesia terkini, tema pahlawan boleh dikata kurang mendapat perhatian. Ini berbeda bila kita membaca karya-karya puisi era 1945, 1966, atau kurun waktu sebelumnya, di mana tak sedikit penyair menuliskan semacam ode atau pujian terhadap sosok-sosok yang dianggap berjasa merebut kemerdekaan, sekaligus sebagai cara untuk memaknai kecintaan pada tanah air. Continue reading “Multitafsir Pahlawan dalam Puisi”
