Zen Hae *
Majalah Tempo, 19 Okt 2015
Bahasa Indonesia punya sejumlah cara dalam membentuk nomina yang bermakna “profesi” atau “pelaku”. Dari membubuhkan prefiks pe-, menempelkan aneka sufiks serapan, hingga menambahkan kata “tukang”. Sejumlah profesi dalam dunia kesusastraan mengalami semua itu: penyair, esais, novelis, cerpenis, deklamator, tukang cerita. Continue reading “Ihwal Profesi dalam Sastra”
