Ragam Kritik Sastra Indonesia

Faiz Manshur *
faizmanshur.wordpress.com

Judul Buku: Mozaik Sastra Indonesia
MUNGKIN sebagian orang masih punya pendapat, sastra adalah bidang marginal, terkucil dari gegap-gempita kesenian panggung dan televisi sekarang ini. Kita hanya menyaksikan eksistensi sastra pada panggung-panggung mini, atau acara bedah buku, temu penulis dengan pembaca yang pengunjungnya bisa kita hitung dengan jari. Continue reading “Ragam Kritik Sastra Indonesia”

Kritik Sastra dalam Realitas Indonesia

Fajar Setiawan Roekminto
http://www.kompasiana.com/gadsa

Sastra dan kritik sastra selalu problematis karena tidak mudah menemukan jawaban atas dua hal tersebut. Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan itu harus mengakar pada budaya dimana karya itu dilahirkan serta kondisi masyarakat yang meresepinya. Untuk itulah maka dalam proses kegiatan kritik sastra perlu muncul teori-teori yang relevan dengan situasi tersebut dan tidak terus menerus mengaplikasikan teori yang datang dari Barat, Continue reading “Kritik Sastra dalam Realitas Indonesia”

Ketika Sastra Menjadi Senjata

Riduan Situmorang *
medanbisnisdaily.com, 28 Mei 2014

PADA berbagai kesempatan saya selalu menegaskan, sastra merupakan ruang publik sekaligus ruang khusus yang tidak bisa dimasuki intrik-intrik politik. sastra juga sebuah imaji yang sangat netral, tidak bergantung pada apa pun, apalagi kalau harus bergantung pada politik. Sastra, bahkan sejak dulu sudah didaulat sebagai sebuah ilmu yang sangat independen yang tidak boleh dicekoki dan dikaburkan, seperti halnya sejarah yang selama ini sering dikaburkan oleh penguasa. Sastra, sesuatu yang benar-benar mandiri. Continue reading “Ketika Sastra Menjadi Senjata”

Pundi-pundi Tebal Sastrawan Indonesia

Maulana Syamsuri
analisadaily.com, 8 Juni 2014

Sastrawan dan budayawan Indonesia bangga. Sastrawan dari Yogyakarta, SH Mintardja menerima anugerah Borobudur Writers and Cultural Festival berupa Sang Hyang Kamahayanikan.

Anugerah Sang Hyang, penghargaan tertinggi untuk tokoh yang berjasa dalam kajian sejarah dan budaya Nusantara. SH Mintardja dinilai layak mendapat anugerah itu karena merupakan generasi pertama penulis cerita silat yang mengangkat latar belakang sejarah nusantara. Continue reading “Pundi-pundi Tebal Sastrawan Indonesia”

Bahasa ยป