KOMUNITAS SASTRA DI SEKELILING KITA *

Robin Al Kautsar
—Jurnal Jombangana

Mengkonsumsi dan memproduksi teks sastra pada hakekatnya urusan pribadi. Tetapi karena manusia adalah mahluk sosial maka tidak ada salahnya konsumen maupun podusen sastra berhimpun dalam sebuah komunitas, sepanjang dapat memperkaya individu-individu pendukungnya. Bukan saja di dalam komunitas kita dapat berbagi materi sastra yang dimiliki masing-masing, di sini kita juga dapat belajar menghormati pendapat orang lain, keyakinan orang lain, termasuk belajar berani tampil beda, berani berkonfrontasi dengan pemikiran orang lain. Continue reading “KOMUNITAS SASTRA DI SEKELILING KITA *”

MENYOAL PRAKTEK BEDAH PLASTIK KARYA (DAN) SASTRA

Lina Kelana
http://media-sastra-nusantara.blogspot.com/

Ada pertanyaan yang sampai sekarang —bagi saya— belum menemukan jawaban yang benar-benar obyektif. Dan ternyata, memang keobyektifan tak selamanya obyektif; tanpa teori, prasangka, opini, dan sebagainya.

Menurut yang saya perhatikan, juga beberapa kutipan (share) ketika ngopi dengan beberapa senior di warung, kafe, dan semacamnya. Perbincangan tetap menemu jalan buntu -masih seperti itu sampai sekarang. Continue reading “MENYOAL PRAKTEK BEDAH PLASTIK KARYA (DAN) SASTRA”

Masygul di Bulan Baik

Yusi Avianto Pareanom
ruang baca Tempo

Hari-hari ini saya banyak masygul. Sebetulnya ini bukan cara yang baik untuk menjalani bulan baik. Tapi mau bagaimana lagi, saya bukan orang yang terlalu baik saat berhadapan dengan hal-hal yang kurang baik. Apalagi kalau hal-hal kurang baik itu berkaitan dengan dunia saya mencari nafkah (hal baik), yaitu penulisan dan buku. Continue reading “Masygul di Bulan Baik”

Goenawan, Penyair, Pemikir

Asarpin
Lampung Post, 24 Juli 2011

GOENAWAN Mohamad adalah nama yang tak mungkin dilupakan dalam dunia penulisan sastra dan jurnalistik. Dalam usianya yang ke-70 pada bulan ini, cukup banyak sumbangan yang telah ditorehkannya terhadap dua hal tersebut. Namun, Goenawan bukan sekadar sastrawan dan wartrawan. Lebih dari itu, ia adalah seorang penyair sekaligus pemikir. Continue reading “Goenawan, Penyair, Pemikir”

Oligarki dalam Demokrasi

Agus Hernawan
nasional.kompas.com

Jang djadi wakilnja rajat didalam itoe raad, jaitoe: Bangsa kita jang toeroet menghamba kepada pemerintah (Pemerintah Kolonial Belanda, pen), alias orang jang tidak merdika dan tidak berani memehak kepada rajat jang soedah beratoesan tahoen menderita kesoesahan. (Marco dalam Volksraad).

Apa yang disampaikan Mas Marco dan apa yang tengah terjadi di gedung-gedung Dewan Perwakilan Rakyat kita saat ini menggambarkan situasi yang paralel. Continue reading “Oligarki dalam Demokrasi”

Bahasa »