I Wayan Artika
http://www.balipost.co.id/
DI Indonesia, sampai saat ini, pluralitas (sebagai sebuah ancaman integrasi dan potensi) hanya dipahami berdasarkan terminologi politik. Hal itu menyebabkan terabaikannya pemahaman-pemahaman terhadap prurarlitas itu. Kesenian etnik sebagai salah satu item dalam pluralitas itu juga tidak diberi apresiasi yang baik. Apresiasi itu bersifat eksklusif, terbatas pada wilayah-wilayah budaya etnik pemiliknya. Continue reading “Memaknai ”Multikultural” Potensi Lokal”
