Sekali lagi tentang Artemio Cruz

Hasan Junus
riaupos.com

Seorang lelaki kaya sedang menunggu ajal tiba. Masih perlukah suatu nama? Baiklah! Nama lengkapnya Artemio Cruz. Sedang terbaring terlentang sekarat menunggu ajal tiba di atas ranjang kema tian di Meksiko. Ia sedang mengalami “nazak” atau “sakaratul maut”, suatu keadaan yang menjadikan manusia berada di titik didih kehidupan. Posisi duniawinya yang terakhir dikenal dengan gelar “Caudillo” yang artinya Sang Pemimpin. Dulu, dulu sekali, pada bagian awal kehidupannya ia cuma dikenal sebagai Artemio Si Tambi karena statusnya sebagai pesuruh di sebuah kantor. Continue reading “Sekali lagi tentang Artemio Cruz”

Perjalanan ke Pusat-pusat Air Kesadaran

I Made Prabaswara
http://www.balipost.co.id/

KEMALAMAN di tengah hutan, tanpa hasil buruan, Nisada alias Lubdhaka akhirnya memutuskan memanjat pohon maja yang dahan-dahannya menaungi telaga berair bening. Panah serta busurnya dibawa serta naik, lalu manusia pemburu ini pun duduk di dahan yang telah condong, sembari siaga memanah binatang-binatang buruan datang meminum air. Continue reading “Perjalanan ke Pusat-pusat Air Kesadaran”

Konflik Etnis atau Konflik Politik?

Ignas Kleden *
majalah.tempointeraktif.com

SEBAGAI konsep ilmu sosial, etnisitas baru berusia 30 tahun, setelah Fredrik Barth menerbitkan bukunya, Ethnic Groups and Boundaries, 1969. Kata ethnic dalam bahasa Inggris diturunkan dari kata Yunani, ethnos, yang dalam masa Yunani Antik digunakan untuk menunjuk kelompok-kelompok bukan-Yunani, yang dianggap berada di pinggiran, asing, dan sedikit barbar. Continue reading “Konflik Etnis atau Konflik Politik?”

Bahasa ยป