Dunia Nyeri ?Bidadari Bersayap Belati?

Binhad Nurrohmat
http://www.kr.co.id/

HIDUP bergelora gairah, bergelimang pesona imajinasi, entah kenapa, condong lebih gampang dicari di dua titik dunia saling berseberangan ekstrem: dunia kejahatan dan dunia kebaikan. Dunia kontras tajam. Hitam-putih. Dunia antonim. Bentangan hidup di antara dua titik dunia itu terasa lazim, rutin, hidup orang kebanyakan, tanpa percik sentuhan mendalam, tanpa denyar sentakan segar mendobrak dinding konvensi. Continue reading “Dunia Nyeri ?Bidadari Bersayap Belati?”

Menanti Cerpen Indonesia versi Yogya

Marwanto
kr.co.id

SEPERTI dimuat rubrik ini (MP No 16 th 58 minggu III Juli 2005), beberapa waktu lalu sejumlah kreator dan pengamat sastra di Yogyakarta di antaranya: Jony Ariadinata, Saut Situmorang, Raudal Tanjung Banua, Gunawan Maryanto dan Bambang Agung kembali melakukan kegiatan penilaian terhadap cerpen-cerpen yang pernah dimuat harian Kompas selama 2004. Kegiatan yang bertajuk Cerpen Pilihan Kompas 2005 versi Yogyakarta itu sebenarnya untuk yang kedua kali, setelah sebelumnya kegiatan serupa dilakukan pada tahun 2004. Continue reading “Menanti Cerpen Indonesia versi Yogya”

Cinta yang Melembutkan dari Kurnia Effendi

Adek Alwi
http://www.suarakarya-online.com/

Ada 14 cerpen dalam buku terbaru Kurnia Effendi, “Burung Kolibri Merah Dadu” yang diluncurkan 14 Februari lalu; hari yang tampaknya sengaja dipilih karena seluruh cerpen dalam kumpulan ini bertema cinta. Ada cinta anak muda, persahabatan, cinta anak dengan orang tua, dan kesetiaan, bahkan cinta sepasang merpati alias benar-benar burung. Continue reading “Cinta yang Melembutkan dari Kurnia Effendi”

Para Perupa Peloncat Pagar

Afnan Malay*
http://www.jawapos.com/

Sebanyak 37 perupa memajang karya mereka memenuhi Hall B dan Hall C ruang pameran Galeri Nasional, Jakarta, 28 Agustus-5 Sepetember 2010. Pameran yang diprakarsai Andy Gallery dan dikuratori Asmujo J. Irianto ini bertajuk Crossing and Blurring the Boun?daries: Medium in Indonesian Contemporary Art. Pameran ”loncat pagar” ini merupakan yang kedua dilansir galeri yang sama. Sebelumnya, pada 2003 pernah dise_lenggarakan pameran dengan gagasan serupa bertajuk In Between dengan kurator Hendro Wiyanto dan Mikke Susanto. Continue reading “Para Perupa Peloncat Pagar”

Melukis di Atas Ingatan yang Berkabut

Wahyudin *
jawapos.com

Pada 21 Mei 1998, setelah 32 tahun berkuasa, Jenderal Soeharto mengumumkan pemberhentian dirinya sebagai presiden Republik Indonesia. Pengumuman itu mengalun pelan, datar, dan singkat, tak lebih dari sepeminuman kopi pagi, pukul 09.09 WIB, tapi bak hujan sehari menyeka panas setahun, yang menampik syak wasangka bahwa Indonesia serupa kapal perang tua yang bakal tenggelam oleh empasan gelombang krisis ekonomi, kakacauan politik, dan kerusuhan masal. Continue reading “Melukis di Atas Ingatan yang Berkabut”

Bahasa ยป