“Kemerdekaan Semu” dan Pembaca Rupa yang Terluka

Ahmad Kekal Hamdani

“Untuk membuat orang menertawakan kebenaran,
untuk membuat kebenaran tertawa”

Ketika saya (penulis) menatap cukup serius lukisan grafis ? kemerdekaan semu? karya Brekele alias Ikhsan, ada pendar yang tiba-tiba menarik-narik tubuh saya ke dalam kamar gelap. Seseorang atau mungkin sesuatu telah memaksa saya melucuti segenap pakaian, meminta saya telanjang dan sungguh, saya kira lama benar saya tak menatap tubuh sendiri dalam ruang gelap. Saya tak melihat apapun, saya mulai meraba-raba tubuh saya. Tiba ?tiba saya mesti menjadi lidah, menjilati sesuatu, menjilati apa saja yang ada di tubuh saya, bahwa betapa asin tubuh kita, asin air mata. Continue reading ““Kemerdekaan Semu” dan Pembaca Rupa yang Terluka”

KEDUDUKAN PARA PRIYAYI DALAM PETA NOVEL INDONESIA MODERN

Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/

Umar Kayam dalam peta kesusastraan Indonesia mencuat namanya ??terutama?? karena cerpen panjangnya ?Sri Sumarah? dan ?Bawuk? (1975) serta beberapa cerpen lainnya yang dimuat di majalah Horison. Kini ia telah meninggalkan kita dengan sejumlah warisan berupa sejumlah cerpen, buku esai, dan dua buah novel: Para Priyayi (Pustaka Utama Grafiti, 1992) dan Jalan Menikung (2001). Jika dalam peta cerpen, ia berhasil mengangkat kultur Jawa dengan sangat meyakinkan, lalu bagaimana pula dengan novelnya, Para Priyayi? Tulisan ini coba menempatkan Para Priyayi (selanjutnya disingkat: PP) dalam peta novel Indonesia mutakhir. Continue reading “KEDUDUKAN PARA PRIYAYI DALAM PETA NOVEL INDONESIA MODERN”

Maryamah Karpov Pemungkas Laskar Pelangi

Sunaryono Basuki Ks
http://www.suarakarya-online.com/

Setelah mendapat kepuasan bathin membaca Bilangan Fu karya Ayu Utami yang akhirnya menyabet Khatulistiwa Literary Award tahun 2008, tidak boleh tidak harus kita akui kepuasan serupa datang setelah merampungkan membaca keempat novel dalam Tetralogi Laskar Pelangi.

Setelah beberapa lama menunggu sejak terbitnya Edensor (Mei 2007), buku ketiga dari tetralogi itu. Laskar Pelangi (LP) sendiri terbit September 2005, dan pada November 2007 sudah mencapai cetakan empat belas. Continue reading “Maryamah Karpov Pemungkas Laskar Pelangi”

Melirik Buku Baru Evi Idawati: Mencintaimu

Agus Sunarto
http://www.suarakarya-online.com/

Cinta merupakan salah satu tema besar yang tidak akan habis dieksplorasi dalam penciptaan karya seni. Terlebih di dalam puisi. Hampir semua penyair menuliskan pemahamannya tentang cinta. Baik sebagai wahana ekspresi ataupun sebagai satu cara komunikasi penyair terhadap realitas di sekelilingnya. Berbicara tentang cinta bukan hanya berbicara tentang bahasa ungkap yang dimiliki perorangan atau personal tetapi sudah menjadi bahasa yang universal. Continue reading “Melirik Buku Baru Evi Idawati: Mencintaimu”

Memahami Makna Parodi dalam Puisi

Noorsam
http://www.suarakarya-online.com/

Parodi bersandar pada wilayah yang telah mapan. Penggunaan parodi, oleh karena itu, sering ditujukan untuk kritik. Membongkar wilayah kemapanan subyek. Sasaran dijatuhkan melalui perangkat kepemilikan sendiri. Semisal pertarungan silat, parodi persis ilmu “lampah lumpuh” dalam serial “Tutur Tinular”, yakni tenaha untuk menjatuhkan dirinya sendiri. Continue reading “Memahami Makna Parodi dalam Puisi”

Bahasa ยป