Multatuli, “Pahlawan” Rakyat Lebak

Henry H Loupias *
cetak.kompas.com

Eduard Douwes Dekker alias Multatuli adalah seorang ambtenaar kontroversial bagi pemerintah kolonial Belanda. Alih-alih menjalankan kebijakan pemerintahnya selaku asisten residen Lebak, ia malah membongkar kebobrokannya. Ia terutama menyoroti praktik pemerasan, penindasan, dan korupsi yang dilakukan sang Bupati Raden Tumenggung Adipati Kartanatanegara beserta kroni-kroninya. Peristiwa ini ia kisahkan dalam buku Max Havelaar. Continue reading “Multatuli, “Pahlawan” Rakyat Lebak”

SASTRAWAN ITU LAKSAMANA DAN ROHANIAWAN

Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/

Di antara para sastrawan, barangkali Bahrum Rangkuti, termasuk sastrawan dan sekaligus juga birokrat yang pernah memegang pekerjaan dan jabatan yang seolah-olah tidak saling berhubungan; sastrawan, seorang militer, rohaniawan, penerjemah, dan bela-kangan sekjen Departemen Agama. Sesungguhnya semua jabatan dan pekerjaan itu ber-asal dari satu sumber dan kemudian bertemu dalam satu muara, yaitu agama. Kecintaan dan pengalamannya terhadap agama, yang langsung atau tidak langsung, membawa Bahrum Rangkuti menduduki pekerjaan dan jabatan itu. Continue reading “SASTRAWAN ITU LAKSAMANA DAN ROHANIAWAN”

Seragam-Seragam yang Korup

Kustiah Tanjung*
http://www.jawapos.co.id/

KARYA seni grafis Isa Perkasa punya kemiripan format dengan lukisan kondang The Last Supper karya Leonardo da Vinci. Bedanya hanya terdapat pada pelaku dan hidangan di atas meja. Jika karya Da Vinci terdiri atas bermacam warna, karya Isa hanya berwarna putih.

Sebuah meja memanjang (terbuat dari tiga panel) dihamparkan di tengah ruang. Di atasnya penuh aneka “makanan” dan “minuman”. Orang-orang berseragam berdiri di belakang meja. Mereka berpesta. Continue reading “Seragam-Seragam yang Korup”

Monumen Kesenian

Amang Mawardi*
http://www.jawapos.co.id/

SUATU hari Cak Kadar bertemu kenalannya, seorang dokter. Terjadilah dialog kangen-kangenan:
”Cak Kadar, ibu Anda sehat kan?”
”Ibu? Ibu yang mana?”

Mendapat pertanyaan balik, dokter tadi mengernyitkan dahi. Barangkali tebersit di benaknya, ini guyon atau serius. Atau jangan-jangan Cak Kadar punya dua ibu? Continue reading “Monumen Kesenian”

Lima Keunikan Negeri Tercinta

A.S. Laksana *
jawapos.co.id

SEPERTI lalat yang terpukau pada seonggok kotoran, saya selalu terpukau pada negeri ini.

Anda tahu, negeri ini selalu punya hasrat memproduksi keunikan dan gemar sekali menegaskan bahwa dirinya punya keluhuran yang berbeda dibandingkan dengan negeri-negeri lain mana pun di seantero Bima Sakti. Dalam kesempatan ini saya hanya sempat mencatat lima keunikan, dan karena itu Anda punya kemungkinan sebebas-bebasnya untuk menambahkan keunikan versi Anda sendiri. Continue reading “Lima Keunikan Negeri Tercinta”

Bahasa ยป