Masih Dihuni Muka Lama

Risang Anom Pujayanto
surabayapost.co.id

“Sebagian besar sastrawan Surabaya dihasilkan dari lomba baca puisi, tapi lomba baca puisi 2009 kemarin seperti tidak ada yang bisa diharapkan untuk memunculkan nama baru di kancah kesusastraan daerah maupun nasional,” kata Ketua Dewan Kesenian Surabaya (DKS), Sabrot D Malioboro saat memberikan sambutannya di acara Malam Sastra Surabaya (Malsasa) 2009, di pendapa Taman Budaya-Jatim (29/12). Malsasa 2009 diharapkan dapat kembali memotivasi geliat kesusastraan Surabaya ke depan, lanjutnya. Continue reading “Masih Dihuni Muka Lama”

Sastra dan Konfrontasi

Bandung Mawardi*
http://www.surabayapost.co.id/

Gambaran seni dan peradaban di Barat memang pelik dan ikut menentukan kondisi kesusastraan dan peradaban di negeri ini. Babak menentukan terjadi pada tahun 1950-an dengan pemunculan risalah kritis dari Soedjatmoko dalam pengantar untuk majalah Konfrontasi (No. 1 Tahun I, Juli-Agustus 1954). Soedjatmoko menulis risalah ?Mengapa Konfrontasi? untuk mewartakan tentang krisis dalam kesusastraan Indonesia modern. Continue reading “Sastra dan Konfrontasi”

Menakar Keilmiahan MGC

R. Masri Sareb Putra*
http://www.surabayapost.co.id/

Gurita Cikeas dan kaitannya dengan skandal Bank Century mencuat jadi isyu nasional akhir tahun 2009 hingga kini. Sebegitu hebat, hingga nyaris menenggelamkan berita kepergian dua tokoh nasional, Gus Dur dan Frans Seda. Di sini genap adagium dalam dunia komunikasi massa, ?big people makes big news.? Continue reading “Menakar Keilmiahan MGC”

Menyunting Cerpen Sunda

Satya W.S.
http://newspaper.pikiran-rakyat.com/

DARI September 2002 hingga Agustus 2009 saya ikut memilih dan menyunting cerpen Sunda untuk majalah Cupumanik. Tiap bulan majalah kami memuat dua cerpen, yakni satu asli Sunda, yang lain terjemahan dari bahasa Inggris.

Pada mulanya, selain memilih cerpen Sunda, saya harus menerjemahkan cerpen dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Sunda. Continue reading “Menyunting Cerpen Sunda”

Bahasa ยป