FIKSI MINI

Agus Noor
jawapos.com

For sale: baby shoes, never worn.
Ernest Hemingway

SAYA menyebutnya fiksi mini. Itulah bentuk fiksi mini yang saya himpun dalam 35 Cerita untuk Seorang Wanita (Jawa Pos, 1 November 2009). Yakni, fiksi yang hanya terdiri atas secuil kalimat. Mungkin empat sampai sepuluh kata atau satu paragraf. Tapi, di sana kita memperoleh ”keluasan dan kedalaman kisah”. Continue reading “FIKSI MINI”

Komik Superhero Indonesia: Gundala dan Telur Columbus

Anton Kurnia
sinarharapan.co.id

Seperti pernah diungkapkan oleh Marcell Boneff dalam sebuah tulisan berjudul Sebuah Cermin Ideologi: Cerita Bergambar Indonesia (1983), di Indonesia komik masih sering dianggap sebagai hasil kebudayaan kelas kambing yang tak bernilai sama sekali bagi para peneliti. Ia hanya dianggap sebagai “sampah khayalan untuk menyibukkan anak-anak, para buta huruf dan tukang mimpi.” Para pendidik dan kaum puritan serta-merta merendahkannya dari sudut pandang moral secara a priori. Lebih parah lagi, kini komik Indonesia kian terpinggirkan oleh serbuan komik impor, terutama komik-komik Jepang terjemahan, seperti serial Crayon Sinchan, Dragon Ball dan Kobo Chan. Continue reading “Komik Superhero Indonesia: Gundala dan Telur Columbus”

Hidup Bukan Cuma Seks, Kawan!

Indra Tjahyadi
sinarharapan.co.id

Hidup bukan cuma seks. Banyak hal dari hidup dan kehidupan ini yang dapat diangkat dalam sebuah karya sastra. Memang pemilihan tema seks acapkali memberikan daya tarik tersendiri bagi publik sastra. Akan tetapi, dalam kehidupan yang sudah semakin kompleks seperti saat ini, banyak pula hal di luar seks yang juga tak kalah menariknya untuk diangkat dan dikabarkan melalui sebuah karya sastra, seperti tema-tema tentang kehidupan manusia pinggiran, kaum miskin kota, dan sebagainya. Continue reading “Hidup Bukan Cuma Seks, Kawan!”

Berita Puisi tentang Manusia

Ribut Wijoto
sinarharapan.co.id

Apa yang terjadi dengan manusia? Bagaimanakah manusia memahami dan menghayati lingkungannya, juga dirinya? Kiranya, ini sebuah persoalan pelik. Jawaban pasti mesti ditunda. Ada kesejarahan panjang dalam pribadi kemanusiaan.

Dulu kala, di Abad Pertengahan, Galileo Galilei menyatakan, “barang siapa hendak membaca buku; aksara-aksaranya ialah bentuk-bentuk segitiga, lingkaran, dan empat per segi”. Galilei, filsuf yang hidupnya diakhiri di tiang gantungan ini, mengingatkan bahwa dunia akan lebih bisa dipahami melalui gejala-gejala primernya. Continue reading “Berita Puisi tentang Manusia”

Bahasa ยป