Bukan Hanya Chairil dan Sutardji

Grathia Pitaloka
jurnalnasional.com

Sejarah sastra tak selalu memunculkan, tapi juga menggelapkan nama-nama.

Sastra Indonesia dihantui oleh sejarahnya!. Pendapat tersebut pernah dikemukakan oleh kritikus sastra Nirwan Dewanto delapan tahun silam. Nirwan khawatir apabila sejarah semata-mata dipandang sebagai kumpulan kisah asal muasal, maka akan menciptakan beban bagi titik-titik pembaruan sastra di tanah Air. Continue reading “Bukan Hanya Chairil dan Sutardji”

Kritik Cerdas Gaya Gandrik

Grathia Pitaloka
jurnalnasional.com

Setelah menapaki perjalanan kreatif seperempat abad, kini siap bergerak dengan generasi baru.

Atas nama moral, Susila Parna, seorang penjual mainan anak-anak diringkus oleh aparat. Lelaki bertubuh gendut ini dituding telah melakukan tindakan asusila dengan mempertontonkan aurat di muka umum. Padahal yang sebenarnya terjadi adalah, Susila kegerahan karena terlalu bersemangat menari tayub. Tak terbersit sama sekali niat di kepalanya untuk memamerkan tubuhnya yang tambun, lengkap dengan perut buncit serta susu yang kimplah-kimplah. Continue reading “Kritik Cerdas Gaya Gandrik”

Bahasa ยป