Grathia Pitaloka
jurnalnasional.com
Karena berpotensi mengobarkan semangat kebangsaan, pemerintah kolonial membatasinya.
Di tengah geliat dunia sastra tanah air, Sastra Melayu Tionghoa seolah menjadi sebuah bagian yang terlupa. Nama-nama seperti Kwee Tek Hoay, Thio Tjien Boen atau Gouw Peng Liang seperti terkunci rapat dalam ruang kedap suara. Continue reading “Anak Hilang Sastra Indonesia”
