
(Amir Hamzah di Tanjung Pura, Sumatera Utara, foto dari Tempo)
Grathia Pitaloka Continue reading “Amir Hamzah dan Jalan Terjal Menuju Tuhan”

(Amir Hamzah di Tanjung Pura, Sumatera Utara, foto dari Tempo)
Grathia Pitaloka Continue reading “Amir Hamzah dan Jalan Terjal Menuju Tuhan”
Grathia Pitaloka
jurnalnasional.com
BERBICARA mengenai film Indonesia, tak genap rasanya bila tidak menyebut nama Salman Aristo. Betapa tidak, dua skenario film terlaris tahun 2008 yakni Laskar Pelangi dan Ayat-ayat Cinta lahir dari tangan dingin alumnus Fakultas Komunikasi Universitas Padjadjaran, Bandung, ini.
Sejak masih kanak-kanak, Salman sudah jatuh cinta pada film. Namun, ia baru berkesempatan berkenalan lebih jauh tentang dunia film ketika duduk di bangku kuliah. Bersama teman-temannya yang rata-rata bergabung dalam Gelanggang Seni Sastra Teater Film (GSSTF), Salman mulai memproduksi film pendek. Continue reading “9 Pertanyaan untuk Salman Aristo: Seimbangkan Idealisme dengan Industri Film”
Grathia Pitaloka
jurnalnasional.com
Memaparkan pemandangan fisikal, mengurai pemaknaan hal-hal yang tidak kasat mata.
Keintiman manusia dengan Tuhan seringkali tercipta dalam balutan sunyi. Oleh para pujangga, suasana tersebut kerap diabadikan dalam puisi. Pada masa Pujangga Baru, Amir Hamzah mencoba mengartikulasikan sunyi menjadi bunyi dalam puisi Padamu Jua. Continue reading “Jalan Indah Mencari Tuhan”
: “Sastra Menciptakan Dunianya Sendiri”
Grathia Pitaloka
jurnalnasional.com
HAMPIR 30 tahun Sapardi Djoko Damono bergaul dengan hujan, tetapi ada saja rahasia yang belum ia ungkap dari jarum-jarum air itu. Lelaki yang Maret mendatang genap berusia 69 tahun ini sadar makna hujan tak seutuhnya dapat diringkus dalam bahasa. Continue reading “9 Pertanyaan untuk Sapardi Djoko Damono”
Grathia Pitaloka
jurnalnasional.com
Perkembangan sastra Indonesia mutakhir, diramaikan oleh semakin maraknya sastra cyber.
Dunia sastra kerap kali ditempatkan sebagai sesuatu yang sakral dan hanya bisa dimasuki oleh kalangan tertentu. Menulis sastra diibaratkan seperti seorang empu yang tengah menempa keris sakti mandra guna, tidak sederhana dan melewati ritus-ritus khusus. Continue reading “Raibnya Kasta Dunia Sastra”