Post-Human dan Tubuh yang Rawan

Heru Emka *
kajianbudayaheruemka.blogspot.co.id

Saat memandang karya grafis Andre Tanama ( di atas) yang berjudul Hegemoni Teknologi, saya merasa bila karya cetak digital yang menjuarai Trienal Seni Grafis Indonesia II (2006) ini mendedahkan problematika tentang tubuh ( sekaligus posisinya yang mewakili kehidupan alamiah) dan posisinya yang semakin tak berdaya menghadapi cengkeraman teknologi. Sesosok tubuh dengan rambut bergelung (imaji dunia wayang, gambaran mitologis tubuh yang ideal) terduduk dengan tangan kanan tersilang di atas lutut yang tertekuk, sedang tangan kirinya menutupi muka. Seolah sedang memikirkan dilema yang pelik atau bahkan sedang berduka. Dia diapit oleh sosok tubuh bersayap (imaji ontologis malaikat) yang nampak melayang di atas gumpalan awan hitam. Continue reading “Post-Human dan Tubuh yang Rawan”

Menguak Konglomerasi Budaya

Judul: Arts under Pressure (Memperjuangkan Keanekaragaman Budaya di Era Global)
Penulis: Joost Smiers
Penerbit: Insist Press, Yogyakarta
Cetakan: I, Februari 2009
Halaman: xxi + 436 halaman.
Peresensi: Heru Emka
http://suaramerdeka.com/

KITA pernah dicekoki pernyataan bahwa globalisasi itu berarti kemajuan, pendidikan, kesejahteraan dan modernisasi ekonomi. Continue reading “Menguak Konglomerasi Budaya”

Kejahatan Hati Nurani

Penulis: Nadine Gordimer
Penerjemah: Heru Emka
http://suaramerdeka.com/

MEREKA saling mengamati pada saat yang sama, ketika melangkah turun dari tangga Mahkamah Agung pada hari ketiga pengadilan itu. Pada saat itu, kebetulan saja para penonton datang untuk melihat si terdakwa -melihat mereka yang bakal menanggung kurungan dinding-dinding penjara karena gagasan-gagasan yang ada di kepala- telah memuaskan rasa ingin tahu, yang memiliki kepentingan khusus mengikuti peradilan itu dari hari ke hari. Mungkin dia seorang wartawan atau perwakilan kekuatan Barat yang mengamati proses peradilan-peradilan politik dalam problematika negara-negara itu bagi kebijaksanaan luar negeri, dan melobi kembali persoalan hak asasi manusia di Eropa Barat dan Amerika. Continue reading “Kejahatan Hati Nurani”

Mengurai Mitologi Informasi

Judul: Kartun (Non) Komunikasi
Penulis: Larry Gonick
Penerbit: KPG (Kepustakaan Populer Gramedia)
Cetakan: Pertama, 2007 Tebal: 190 halaman.
Peresensi: Heru Emka
http://suaramerdeka.com/

PADA mulanya adalah mitos Menara Babel. Persia, negara adidaya pertama di awal sejarah peradaban manusia, berusaha membangun megaproyek super dengan merancang kuil mahatinggi, sehingga “percakapan dengan surga seolah-olah bisa dilakukan dengan telepon lokal”. Continue reading “Mengurai Mitologi Informasi”