Alir Peradaban Air-Aksara Bali dari Batur

Refleksi Momentum Emas 800 Bangli, 11 Abad Singhamandawa (16)
I Made Prabaswara
http://www.balipost.co.id/

MENAPAKTILASI jejak sejarah Bangli dalam rentang 800 tahun (domas tiban), dari masa sebelum Italia di belahan dunia Barat memfajarkan cakrawala Renaisan hingga paro awal abad ke-21 sekaligus milenium ke-3 ini, tiada ubahnya dengan perjalanan pulang menuju pusat sekaligus hulu jantung Bali. Posisi Bangli dengan kawasan situs Cintamani-Kintamani, Batur, begitu sentral dan strategis, memang, dalam keutuhmenyeluruhan kosmologi Bali sebagai satu kesatuan pulau alit yang dikelilingi lautan. Continue reading “Alir Peradaban Air-Aksara Bali dari Batur”

Kesadaran Ruang dari Tubuh dan Bau Tanah

Menuju Apresiasi Ibu Bumi Pertiwi
I Made Prabaswara
http://www.balipost.co.id/

SEUSAI nuwasen karya dan ngunggahang sunari dalam gelar ritus besar terkait dengan unsur-unsur utama kemestaan di Bali, biasanya akan dilanjutkan dengan tahapan nyukat, lalu bhumi suddha. Kedua tahapan ini begitu penting, karena pada tahap inilah ruang untuk digelarnya ritus itu dipilih, ditentukan, setelah didahului dengan pemilihan dan penentuan waktu lewat tahapan pertama, nuwasen karya. Itu berarti, suatu gelar ritus keagamaan berkait dengan kesemestaan di Bali senantiasa mengikuti ”standar produser” berupa pemilihan dan penentuan waktu, lalu dilanjutkan dengan pemilihan dan penentuan ruang. Continue reading “Kesadaran Ruang dari Tubuh dan Bau Tanah”