Maman S. Mahayana
http://mahayana-mahadewa.com/
Bagi masyarakat Betawi, SM Ardan boleh jadi lebih dikenal sebagai seniman Betawi daripada sebagai sastrawan Indonesia. Sememangnya, belakangan ini kiprah kesenimanan Ardan lebih banyak berkecimpung dalam berbagai masalah kebetawian daripada kesusastraan Indonesia. Wajarlah jika masyarakat Betawi menempatkannya sebagai sastrawan Betawi bergandengan dengan nama Firman Muntaco (1935?1993), Ramlan, dan Zaidan Wahab. Jika Ardan dan Firman Muntaco, secara konsisten seolah-olah hendak memotret peri kehidupan sehari-hari masyarakat Betawi, maka Ramlan dan Zaidan Wahab lebih banyak mengangkat cerita-cerita silat Betawi. Continue reading “SM ARDAN: SASTRAWAN BETAWI-INDONESIA”
