Puisi-Puisi Oka Rusmini

http://www.jawapos.com/
MISA

Di sebuah caf?. Kau duduk terdiam. Segelas wine. Sepiring roti. Juga kentang dan sedikit keju dingin. Kau tak bicara. Matamu yang biru, lengkap dengan laut dan ombak. Menyiram tubuhku yang dingin, mungkin mendekati layu.

Di luar hujan. Tak biasanya hujan di kota ini. Kupesan secangkir kopi, setangkup roti, juga separuh steak. Aku tidak ingin memakannya. Aku hanya senang duduk diam sambil memandang wajahmu yang bersih. Harum susu dan keju di tubuhmu menyentuh kulitku. aku menggigil. Continue reading “Puisi-Puisi Oka Rusmini”

KASIDAH KEPERGIAN

Indra Tjahyadi *
jawapos.com

1.
Dengan mata keperihan yang tajam kumaknai kepergianmu.
Di pucuk cuaca tangisku pecah, dan lanskap
–segala lanskap–
segera menjadi kelam.
Sungguh betapa ganjil cinta bertepuk sebelah tangan.
Kepergianmu, saat yang menghidupkan segala ketandusan bagi nafasku.
Di puncak pilu, aku yang tinggal suluk tanpa cumbu menghidupkan bebunyi salvo
kesepian dan rindu. Continue reading “KASIDAH KEPERGIAN”

Bahasa ยป