Puisi-Puisi Abi N. Bayan

Pernahkah Aku Bertanya Kepadamu, Ma?

Ma, setelah berkali-kali subuh melepasmu
dari dinding-dinding bambu rumah itu,
dan pagi berulangkali mengantar ayah
ke bukit-bukit terjal, gelap, dan bersahaja
pernahkah aku bertanya kepadamu?
Berapa banyak keringat yang telah gugur
membasahi kebun, tanah liat, batu rijang,
hamparan pasir yang di atasnya hanya terik. Continue reading “Puisi-Puisi Abi N. Bayan”

Bahasa »