Hujan di Rumah Katu
Hujan adalah seribu tangan, yang selalu
menarik-narik aku pulang ke rumah katu
di kedalaman rintiknya—-yang ritmis itu,
aku melihat dua lelaki, dan tujuh perempuan
begitu lelap di koi buatan papa. Di tengah hujan,
alangkah sibuk mama meletakkan bokol di dapur Continue reading “Enam Puisi Abi N. Bayan”

