SUATU PAGI YANG MENGANTARKU KEMBALI
kabut yang terangkat
menyisa genangan
pada punggung jalan
kawanan merpati ngungun
di atas kabel kabel telepon
begitu mirip
begitu persis tahun tahun lampau Continue reading “Puisi-Puisi Dea Anugrah”
SUATU PAGI YANG MENGANTARKU KEMBALI
kabut yang terangkat
menyisa genangan
pada punggung jalan
kawanan merpati ngungun
di atas kabel kabel telepon
begitu mirip
begitu persis tahun tahun lampau Continue reading “Puisi-Puisi Dea Anugrah”
balipost.com
PETA BARU PELAYARAN
Laut dan teluk
yang kelewat tenang
seperti beku di mataku
Pulau-pulau jadi sehening batu
Kapal-kapal berlayar kaku
Menara dan mercu
jadi semati tugu Continue reading “Puisi-Puisi Raudal Tanjung Banua”
Nyoman Wirata
Di pasar pagi;
Biarpun kalut jika terbalut
Apa salahnya tawar-menawar
Pasar pagi menuju malam
Tak ada yang berhenti
Mengeja angka dan waktu Continue reading “Sepanjang Jalan Bukan Kenangan”
http://www.korantempo.com/
SI SAKIT
Mesti buru-buru aku ucapkan, sebab langit kamar sempit biru berkata padaku: beberapa saat lagi penguasa alam menarik kemampuanmu bicara.
ketahuilah, detak jantungmu seberisik gema lonceng gereja, dengung mangkok labu dalam vihara, tabuhan beduk berkulit sapi di tepi musholla, serta mengingatkanku pada ricik jangkrik yang bertapa sebatang kara di laci meja tempatmu bekerja. Continue reading “Puisi-Puisi Inggit Putria Marga”
Nur Wahida Idris
balipost.co.id
duka penghiburanku…
tak soal engkau datang dari mana
tak soal aku mendayung
atau arus bawah yang mengawal
dinding bagiku semua sisi
bahtera ini hanya berhasrat
mengalir tujuan ke arahmu Continue reading “Yang Hadir dalam Kemurnianku”