Nawal El-Saadawi: Petarung Tangguh Dari Mesir

Qaris Tajudin
Koran Tempo, 30 Mei 2001

Keteguhan Nawal El-Saadawi mempertahankan perkawinan terasa berbeda dengan karya-karyanya yang kerap menggugat lembaga perkawinan itu. Nawal melihat banyak perkawinan yang justru menyengsarakan perempuan.

Bagi Nawal El-Saadawi, feminis dan novelis Mesir, menggugat perkawinan di dunia Arab dengan nada kritis dan tegas adalah hal biasa. Dalam berbagai wawancara, artikel dan novelnya, ia kerap mengungkapkan kegeramannya terhadap ketidakadilan dalam lembaga perkawinan. Continue reading “Nawal El-Saadawi: Petarung Tangguh Dari Mesir”

Mencecap Oase Timur Tengah

Qaris Tajudin, Angela
http://www.ruangbaca.com/

Novel-novel dari Timur Tengah mulai banyak diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Sayang, pemilihannya masih lemah dan kuno.

Angin padang pasir tampaknya sedang berhembus ke sini. Novel dan karya fiksi para sastrawan Timur Tengah mampir sudah. Sejumlah pengarang yang sebelumnya tak dikenal di sini, kini buku mereka dapat dengan mudah kita jumpai di rak-rak toko buku. Continue reading “Mencecap Oase Timur Tengah”

Sebuah Agama Bernama Cinta

Qaris Tajudin
http://www.ruangbaca.com/

Banyak yang menganggap sumbangan terbesar Rumi pada agama adalah aliran sufi Mawlawiyah dan tarian berputar yang seperti gasing. Sesungguhnya aliran Rumi jauh lebih agung dari itu.

Fanatisme cinta berbeda dengan agama lain.
Fanatisme cinta adalah terhadap Yang Maha Cinta
Tujuan pecinta bukan seperti tujuan lain
Cinta adalah kompas langit menuju misteri Tuhan
(Jalaludin Rumi) Continue reading “Sebuah Agama Bernama Cinta”

Kisah Jin Gaul

Qaris Tajudin
http://www.ruangbaca.com/

Ternyata, jin juga suka menulis buku diary, belanja di mal, nonton gosip selebritas bangsa manusia di televisi, dan main Terrorist Hunter 3 di Gamestation (plesetan dari Playstaton). Hei, bukan cuma itu, mereka juga bisa jatuh cinta dan menangis karenanya.

Alkisah, pada tanggal 60 Jalemaar tahun 666.231.655, sama dengan 27 Oktober 2006, seekor jin (karena mereka memang punya ekor) bernama Nar?Kobar menulis diary. Ia adalah jin pertama yang menulis diary. Menurut sobatnya, si Grewok yang tukang ngorok, Kobar hanya buang-buang waktu saja. Continue reading “Kisah Jin Gaul”