PENCULIK SUARA
pada sulur fajar menjalar
operasi gelap penculik suara
kokok ayam tak bersahutan
embun-embun mengering
burung-burung menggigil cemas Continue reading “Sajak-Sajak Rakai Lukman”
PENCULIK SUARA
pada sulur fajar menjalar
operasi gelap penculik suara
kokok ayam tak bersahutan
embun-embun mengering
burung-burung menggigil cemas Continue reading “Sajak-Sajak Rakai Lukman”
Curhatan Bengawan
Dan Bengawan pun mulai surut, serupa susutnya nurani, perahuperahu sandar, matahari amat ngengat, seterik matakalbu, beriak dan teriak lantang, menghardik kepiluan yang dirangkai jemari dan lidah, bantaran retak-retak, rongga-rongga kerontang, menunggu hujan, yang tiba malah hujatan. Continue reading “Sajak-Sajak Rakai Lukman”
DONGENG AKSARA
Aksara yang terkubur tujuh lapis tirai angin
Yang terpendam di bawa akar bebukitan, gemanya memantul di tebing-tebing, gaunggaung terperangkap lengkung pelangi, kaki langit menginjak amat kokoh.
Aksara dalam pondora didera debu milenial. Dihempas di pojok-pojok halaman sekolah berkawan busuk sampah. Pekiknya diinjak kaki-kaki siswa dan guru bersongkok jungkir. Dicekik birokrat pada sahwat kuasa demi tender bukubuku mapel. Continue reading “Puisi-Puisi Rakai Lukman”
Khanif
gresiknews.co
“Yang depan duduk. Yang depan duduk” bisik penonton pementasan teater berjudul Risalah 7 Bukit, kepada orang di depannya. Continue reading “Risalah 7 Bukit, Cara Kota Seger Memaknai Alam”
OLAM HABA (Masa Mendatang)
Datanglah kalpa
Semesta gunda-gulana
Pemanggil aion
Siklus berbenturan
Musim dingin sekian ribu
Matahari murung
Waktu pendek kian cepat
Bergulir tanah retak
Tanaman tanpa benih
Kita rayakan penipuan
Miskin syukur kerap dengkur Continue reading “Puisi-Puisi Rakai Lukman”